Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 30 September 2026
Digigit Anjing Tetangga, Bocah 9 Tahun di Klungkung Tewas
Senin, 7 Maret 2016,
16:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Seorang bocah umur 9 tahun di Klungkung Bali, tewas setelah mendapatkan perawatan di ruangan khusus Sal A RSUD Klungkung. Korban tewas setelah menunjukkan gejala Rabies dengan panas tinggi, kejang, takut pada air, dan sinar matahari.
Jero Seruli, ibu dari bocah Agung Gede Arimbawa, menangis meratapi kepergian putra sulungnya yang telah membujur kaku.
Anak Agung Gede Arimbawa, bocah 9 tahun itu, tewas setelah mendapatkan perawatan diruangan khusus Sal A RSUD Klungkung. Korban tewas setelah menunjukkan gejala Rabies dengan panas tinggi, kejang, takut pada air, dan sinar matahari.
Putra pertama dari pasangan Anak Agung Gede Putrawan dan Ni Wayan Suarniti atau Jero Seruli menghembuskan nafas terakhir pagi tadi setelah mengalami kejang pada tubuhnya.
Sebelumnya korban mempunyai riwayat digigit anjing tetangganya pada dua minggu lalu di areal pekarang rumahnya dusun Koripan Tengah, kecamatan Banjarangkan, Klungkung.
Karena takut dan lukanya tergolong ringan, korban tidak melapor kepada orang tuanya. Namun dua hari belakangan ini korban mendadak mengalami panas tinggi hingga dilarikan ke UGD RSUD Klungkung.
“Sebelumnya keponakan saya tidak pernah cerita jika pernah digigit anjing,’’ terang Sang Ayu Rai bibi korban yang tiada hentinya meneteskan air mata.
Pada saat itu, korban sedang bermain dengan sejumlah temannya, namun tanpa disangka kaki kiri korban digigit anjing.
“Sampai sekarang anjing yang mengigitnya masih hidup kok,’’ bebernya, seperti dilansir suaradewata.com.
Setelah mendapatkan informasi bocah positif gejala rabies, pihak Puskesmas Banjarangkan segera memberikan pertolongan berupa vaksin anti rabies ke sejumlah keluarganya untuk mengurangi penyebaran. Sedikitnya 13 keluarga yang notabene mengalami kontak langsung dengan korban disuntikkan vaksin anti rabies.
Menurut petugas Puskesmas Banjarangkan, Nyoman Arjana, Vansin yang diberikan ini bersifat menjaga dan mencegah penyebaran virus tersbut. Mengingat sebelumnya keluarga korban kemungkinan bersinggungan langsung terutama saat dilakukan perawatan.
“Kita antisipasi jika keluarga korban terkontaminasi melalui air liur atau luka cakaran mengingat korban juga mengamuk saat diberikan perawatan di RSUD,’’ tegasnya.
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8564 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5914 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3716 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2543 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026