Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 27 Juli 2026
Indonesia Kirim 28 Atlet ke Olimpiade 2016 Brasil
Jumat, 15 Juli 2016,
07:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. 28 atlet akan memperkuat Indonesia di Olimpiade Rio de Jeneiro, Brasil, 5-21 Agustus 2016. Mereka akan turun di tujuh cabang olaharga (cabor).
Bulu tangkis menjadi cabang olahraga paling banyak memberangkatkan atlet dengan 10 pebulu tangkis. Angkat besi mengirimkan tujuh lifter terbaiknya, panahan, atletik dan renang masing-masing diwakili dua atletnya. Cabor BMX diwakili satu atlet yang merupakan kali pertama Indonesia berpartisipasi di cabor ini.
Dari jumlah 28 atlet, sebanyak 25 atlet yang lolos dari babak kualifikasi Olimpiade sedangkan tiga atlet lainnya bisa tampil lewat jalur wild card yakni atletik (1 atlet) dan renang (2 atlet).
Wakil Ketua I Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), Lukman Niode, di Jakarta, Kamis (14/7/2016), mengatakan jumlah atlet yang lolos itu telah sesuai target awal Satlak Prima dimana jumlah atlet yang lolos melebih Olimpiade lalu.
Pada Olimpiade London 2012, Indonesia diperkuat 22 atlet terdiri dari 19 atlet lolos melalui babak kualifikasi dan tiga atlet dengan fasilitas wild card. Hasilnya, Indonesia gagal mempertahankan tradisi medali emas dan hanya meraih satu perak dan satu perunggu melalui lifter Triyatno dan Eko Yuli Irawan.
"Target awal Satlak Prima sudah terpenuhi. Kini, kita berharap target mengembalikan tradisi medali emas di Olimpiade Rio de Jeneiro," kata Lukman dalam rilisnya.
"Fasilitas wild card yang diberikan harus dimanfaatkan. Biasanya, atlet yang mendapatkan wild card ditentukan organisasi internasionalnya. Kalau atletik ditentukan IAAF dan renang ditentukan FINA," tambahnya.
Sebelumnya, Sekjen PB PASI, Tigor Tanjung, mengatakan pihaknya akan mengajukan nama sprinter Sudirman Hadi untuk tampil di Olimpiade Rio de Jeneiro 2016. Hal ini terkait dengan kegagalan pelari Marathon, Agus Prayogo, memenuhi limit Olimpiade pada Gold Coast Marathon 2016 di Australia, 3 Juli 2016.
"Kami melihat Sudirman ini masih muda, cukup bagus, catatan waktu larinya juga bagus 10,47 detik. Karenanya, kami kirim supaya dia mendapat pengalaman yang banyak. Jadi walau tidak dapat medali kali ini, satu atau dua tahun lagi dia bisa beranjak," tutur Tigor.[bbn/idc/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3860 Kali
02
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1939 Kali
03
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1695 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1548 Kali
05
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1518 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026