Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Indonesia Kirim 28 Atlet ke Olimpiade 2016 Brasil
Jumat, 15 Juli 2016,
07:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. 28 atlet akan memperkuat Indonesia di Olimpiade Rio de Jeneiro, Brasil, 5-21 Agustus 2016. Mereka akan turun di tujuh cabang olaharga (cabor).
Bulu tangkis menjadi cabang olahraga paling banyak memberangkatkan atlet dengan 10 pebulu tangkis. Angkat besi mengirimkan tujuh lifter terbaiknya, panahan, atletik dan renang masing-masing diwakili dua atletnya. Cabor BMX diwakili satu atlet yang merupakan kali pertama Indonesia berpartisipasi di cabor ini.
Dari jumlah 28 atlet, sebanyak 25 atlet yang lolos dari babak kualifikasi Olimpiade sedangkan tiga atlet lainnya bisa tampil lewat jalur wild card yakni atletik (1 atlet) dan renang (2 atlet).
Wakil Ketua I Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), Lukman Niode, di Jakarta, Kamis (14/7/2016), mengatakan jumlah atlet yang lolos itu telah sesuai target awal Satlak Prima dimana jumlah atlet yang lolos melebih Olimpiade lalu.
Pada Olimpiade London 2012, Indonesia diperkuat 22 atlet terdiri dari 19 atlet lolos melalui babak kualifikasi dan tiga atlet dengan fasilitas wild card. Hasilnya, Indonesia gagal mempertahankan tradisi medali emas dan hanya meraih satu perak dan satu perunggu melalui lifter Triyatno dan Eko Yuli Irawan.
"Target awal Satlak Prima sudah terpenuhi. Kini, kita berharap target mengembalikan tradisi medali emas di Olimpiade Rio de Jeneiro," kata Lukman dalam rilisnya.
"Fasilitas wild card yang diberikan harus dimanfaatkan. Biasanya, atlet yang mendapatkan wild card ditentukan organisasi internasionalnya. Kalau atletik ditentukan IAAF dan renang ditentukan FINA," tambahnya.
Sebelumnya, Sekjen PB PASI, Tigor Tanjung, mengatakan pihaknya akan mengajukan nama sprinter Sudirman Hadi untuk tampil di Olimpiade Rio de Jeneiro 2016. Hal ini terkait dengan kegagalan pelari Marathon, Agus Prayogo, memenuhi limit Olimpiade pada Gold Coast Marathon 2016 di Australia, 3 Juli 2016.
"Kami melihat Sudirman ini masih muda, cukup bagus, catatan waktu larinya juga bagus 10,47 detik. Karenanya, kami kirim supaya dia mendapat pengalaman yang banyak. Jadi walau tidak dapat medali kali ini, satu atau dua tahun lagi dia bisa beranjak," tutur Tigor.[bbn/idc/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3826 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1770 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026