Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 2 Mei 2026
BBDF 2016 Ditutup, Bupati PAS Apresiasi Antusiasme Warga
Kamis, 27 Oktober 2016,
05:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Buleleng. Setelah berlangsung selama empat hari, even tahunan Buleleng Bali Dive Festival (BBDF) tahun 2016 yang digelar di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak resmi ditutup, Rabu (26/10). Selama empat hari, BBDF ini dihiasi oleh berbagai macam kesenian, lomba, dan juga upaya pelestarian terumbu karang.
Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST usai penutupan acara mengungkapkan apresiasinya terhadap even tahunan ini. Terlebih lagi melihat antusiasme warga lokal maupun internasional pada ajang BBDF tahun 2016 ini yang sangat luar biasa. Dari antusiasme tersebut, tujuan dari BBDF ini lebih penting. BBDF ini bertujuan untuk mengenalkan wilayah Pemuteran ke kancah nasional maupun internasional.
“Kita lihat sekarang bagaimana wisatawan mancanegara berbaur dengan warga lokal sangat menikmati apa yang disuguhkan. Hal ini mencerminkan suatu kenyamanan dan rasa aman yang kita berikan. Parallel dilakukan. Konservasi berjalan dan tamu disambut dengan baik,” ungkapnya.
Bupati PAS menyebut, potensi alam bawah laut Desa Pemuteran masih menjadi andalan dan juga ada beberapa tambahan yaitu pelestarian budaya yang sudah sering dilakukan oleh Pemkab Buleleng. Tahun ini, pemberdayaan kesenian lokal Desa Pemuteran lebih banyak ditampilkan dari tahun lalu.
“Jadi, saat ini kita masih fokus mempromosikan potensi alam bawah laut Pemuteran, dan kami juga berikan kesempatan kepada warga Pemuteran untuk menampilkan keseniannya. Ini menjadi hal yang baik karena bagaimanapun ke depannya pariwisata tidak lepas dari atraksi kesenian,” jelasnya.
Bupati asal Desa Banyuatis ini juga mebandingkan BBDF tahun ini dengan BBDF tahun lalu. Menurutnya, yang berbeda secara mendasar adalah partisipasi masyarakat Desa Pemuteran baik moril, tenaga maupun materi sangat luar biasa terutama untuk pendanaan. Anggaran BBDF sendiri pada tahun ini sangat kecil namun masyarakat bergotong royong dan merasa memiliki BBDF ini.
“Dilihat dari beberapa stan, dari orang asing yang punya stan, mereka meminta kepada saya untuk mengadakan kembali BBDF ini. BBDF sendiri merupakan kalender even tahunan yang akan disusun secara rapi tahun depan sehingga tidak ada festival yang berbenturan,” kata Bupati PAS.
Disinggung mengenai kemungkinan untuk menyelenggarakan BBDF di dua zona yaitu Buleleng Barat dan Buleleng timur, Bupati PAS mengakui masih mengkaji dan mempertingbangkan secara matang. Dirinya berencana untuk menggandeng festival di Kecamatan Tejakula dengan kegiatan kepariwisataan khususnya menyelam.
“Selama ini Festival Tejakula tidak digandeng dengan pariwisata. Ke depan kita akan gandeng dengan pariwisata seperti kegiatan diving,” pungkasnya.[bbn/rls/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 285 Kali
02
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 265 Kali
03
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026