Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




BBDF 2016 Ditutup, Bupati PAS Apresiasi Antusiasme Warga

Kamis, 27 Oktober 2016, 05:15 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Beritabali.com, Buleleng. Setelah berlangsung selama empat hari, even tahunan Buleleng Bali Dive Festival (BBDF) tahun 2016 yang digelar di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak  resmi ditutup, Rabu (26/10). Selama empat hari, BBDF ini dihiasi oleh berbagai macam kesenian, lomba, dan juga upaya pelestarian terumbu karang.
 
Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST usai penutupan acara mengungkapkan apresiasinya terhadap even tahunan ini. Terlebih lagi melihat antusiasme warga lokal maupun internasional pada ajang BBDF tahun 2016 ini yang sangat luar biasa. Dari antusiasme tersebut, tujuan dari BBDF ini lebih penting. BBDF ini bertujuan untuk mengenalkan wilayah Pemuteran ke kancah nasional maupun internasional. 
 
“Kita lihat sekarang bagaimana wisatawan mancanegara berbaur dengan warga lokal sangat menikmati apa yang disuguhkan. Hal ini mencerminkan suatu kenyamanan dan rasa aman yang kita berikan. Parallel dilakukan. Konservasi berjalan dan tamu disambut dengan baik,” ungkapnya.
 
Bupati PAS menyebut, potensi alam bawah laut Desa Pemuteran masih menjadi andalan dan juga ada beberapa tambahan yaitu pelestarian budaya yang sudah sering dilakukan oleh Pemkab Buleleng. Tahun ini, pemberdayaan kesenian lokal Desa Pemuteran lebih banyak ditampilkan dari tahun lalu. 
“Jadi, saat ini kita masih fokus mempromosikan potensi alam bawah laut Pemuteran, dan kami juga berikan kesempatan kepada warga Pemuteran untuk menampilkan keseniannya. Ini menjadi hal yang baik karena bagaimanapun ke depannya pariwisata tidak lepas dari atraksi kesenian,” jelasnya.
 
Bupati asal Desa Banyuatis ini juga mebandingkan BBDF tahun ini dengan BBDF tahun lalu. Menurutnya, yang berbeda secara mendasar adalah partisipasi masyarakat Desa Pemuteran baik moril, tenaga maupun materi sangat luar biasa terutama untuk pendanaan. Anggaran BBDF sendiri pada tahun ini sangat kecil namun masyarakat bergotong royong dan merasa memiliki BBDF ini. 
 
“Dilihat dari beberapa stan, dari orang asing yang punya stan, mereka meminta kepada saya untuk mengadakan kembali BBDF ini. BBDF sendiri merupakan kalender even tahunan yang akan disusun secara rapi tahun depan sehingga tidak ada festival yang berbenturan,” kata Bupati PAS.
 
Disinggung mengenai kemungkinan untuk menyelenggarakan BBDF di dua zona yaitu Buleleng Barat dan Buleleng timur, Bupati PAS mengakui masih mengkaji dan mempertingbangkan secara matang. Dirinya berencana untuk menggandeng festival di Kecamatan Tejakula dengan kegiatan kepariwisataan khususnya menyelam. 
 
“Selama ini Festival Tejakula tidak digandeng dengan pariwisata. Ke depan kita akan gandeng dengan pariwisata seperti kegiatan diving,” pungkasnya.[bbn/rls/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami