Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Fuso VS Fuso Tabrakan, Denpasar-Jembrana Macet 15 Jam

Minggu, 13 November 2016, 14:15 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/istagram beritabalicom

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

BeritaBali.com, Tabanan. Tabrakan adu jangkrik antara truk fuso vs truk fuso terjadi di jalur tengkorak tepatnya di jalur umum Denpasar – Gilimanuk di timur gereja betesda, Banjar Lalanglinggah, Desa Lalanglingah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Sabtu (12/11). Tabrakan ini mengakibatkan kemacetan hingga 15 jam.
 
Netizen bernama Eva Cuana Ali di akun facebooknya menulis, "Kecelakaan yang sudah kemarin macetnya sampai hari ini, 15 jam jalur Denpasar-Gilimanuk macet total, kalau seperti ini siapa yang harus tanggung jawab, dan haruskah dibiarkan macet berlarut,"ujarnya.
 
Kondisi ini dibenarkan warga lainnya Anik Cahyani, seorang PNS di Jembrana. Anik yang bersama keluarga hendak pergi dari kota Negara ke Denpasar hari Minggu (13/11), masih terjebak macet.
 
Warga lain bernama Dwi Resturini mengaku terjebak macet selama 9 jam dalam perjalanan Denpasar menuju Jembrana.
 
Tidak ada korban dalam kecelakaan lalulintas antara Fuso DR 8769 AA dengan truk fuso DK 9303 FA. Namun jalur yang dikenal dengan jalur tengkorak itu macet.
 
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, kecelakaan adu jangkrik fuso VS fuso tersebut terjadi sekitar pukul 15.20 Wita, Sabtu (12/11).
 
Saat itu truk fuso DR 8769 AA yang dikemudikan Faisal Samsul Arif (30) datang dari arah barat menuju timur jurusan Gilimanuk – Denpasar. Saat tiba di TKP melintasi jalan menurun, truk fuso tersebut remnya blong. Sehingga sopir truk membanting setir ke kanan. 
 
Saat bersamaan dari arah berlawanan arat timur ke barat datang fuso DK 9303 FA yang dikemudikan oleh Ketut Suyasa (46). Tabrakan ala adu jangkrik pun tidak mampu dihindari.  
 
Akibatnya bagian depan kedua truk fuso naas itu hancur. Sedangkan pengemudi truck DR 8769 AA, Faisal Samsul Arifin asal Lombok mengalami luka lecet pada kaki dan tangan serta sakit di bagian perut, namun masih dalam keadaan sadar.  
 
Begitu juga dengan pengemudi fuso DK 9303 FA Ketut Suyasa asal Desa Pejarakan, Kecamatan . Gerokgak, kabupaten  Buleleng dalam keadaan selamat. Saat ini sopir truk Fuso DR 8769 AA Faisal sebagai tersangka dalam kecelakaan tersebut sedang dimintai keteranganya secara intensif di Polsek Selemadeg Barat.[gus/nod/psk] 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami