Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pembangunan Pariwisata Buleleng Terkendala Infrastruktur Jalan

Jumat, 2 Desember 2016, 01:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Dengan potensi keindahan alamnya yang memadukan laut dan pegunungan, pariwisata di Kabupaten Buleleng masih sangat potensial untuk terus dikembangkan. Namun pengembangan pariwisata Buleleng kini masih terkendala infrastruktur jalan.  
 
Hal ini disampaikan pemilik jaringan toko oleh-oleh terbesar di Bali, Gusti Ngurah Anom, belum lama ini. Setelah sukses membangun jaringan bisnis di wilayah Denpasar dan Kuta, Gusti Ngurah Anom kini fokus mengembangkan bisnis di wilayah Bali utara, di tanah kelahirannya.
 
Pria yang akrab dipanggil Ajik Krisna ini mengatakan, salah satu kendala yang dihadapi dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Buleleng adalah persoalan infrastruktur jalan.
 
"Wisatawan yang hendak ke Buleleng kini masih harus melewati jalan berliku-liku di kawasan Bedugul hingga turun ke Buleleng. Akses jalan menuju Buleleng hingga kini belum memadai,"ujarnya.
 
Ajik Krisna berharap, rencana jalan pintas atau shortcut dari Denpasar menuju Buleleng segera diwujudkan, karena akan semakin mempermudah akses menuju Kabupaten Buleleng.
 
"Semoga jalan shortcut di Bedugul menuju Buleleng segera terwujud, juga dengan rencana jalan Tol Pekutatan-Lovina, akan sangat bagus untuk pengembangan pariwisata Kabupaten Buleleng ke depan," ujar Ajik Krisna.
 
Ajik Krisna kini lebih fokus membangun dunia pariwisata di Bali Utara, di tanah kelahirannya Buleleng. Hal ini telah diwujudkannya dengan membangun wisata air (water sport), wisata petualangan (adventure), wisata kuliner, dan tentu saja wisata oleh-oleh khas Bali yang memang menjadi andalan dan ciri khas bisnisnya.
 
Ajik Krisna yakin pariwisata di Buleleng akan bisa berkembang dengan cepat, apalagi didukung dengan faktor keindahan alamnya.
 
"Saya sempat jalan-jalan ke Kota Batu, Malang, di sana kini berkembang setelah ada Jatim Park. Saya yakin di Buleleng bisa lebih baik, kita punya pemandangan gunung dan pantai. Ini yang mau saya lebih kembangkan ke depannya, membangun pariwisata Buleleng, tanah kelahiran saya," pungkasnya.[bbn/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/psk



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami