Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 18 Mei 2026
Rai Mantra Ajak Masyarakat Jaga Kesucian Nyepi
Selasa, 28 Maret 2017,
04:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Sehari sebelum perayaan Nyepi, seperti biasa dilaksanakan upacara Tawur Agung (upacara mecaru) sebagai bentuk penyucian alam semesta. Khusus di Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar memusatkan kegiatan ini di Lapangan Puputan Badung, I Gusti Ngurah Made Agung Senin (27/3) dipimpin enam pendeta (Sarwa Sadaka).
Pelaksanaan Tawur Agung terkait pelaksanaan hari raya Nyepi Caka 1939, dihadiri langsung Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra didamping Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara berserta jajarannya.
[pilihan-redaksi]
Pelaksanaan upacara tawur agung tersebut diawali dengan penampilan tari rejang dewa, lanjut tari pendet oleh ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Kota Denpasar, tari baris gede dan tari telek.
Ditemui usai mengikuti persembahyangan tawur agung Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kesucian nyepi. Mulai dari pelaksanaan pengerupukan terutama saat mengarak ogoh-ogoh.
"Saya harapkan semua pihak turut menjaga kesucian nyepi sehingga pelaksanaan catur berata penyepian bisa dilaksanakan dengan baik. Jangan sampai saat mengarak ogoh-ogoh ada yang meminum minuman keras,"ujarnya. Ini juga untuk meningkatkan pembangunan yang di Kota Denpasar sehingga berjalan dengan baik.
Kabag Kesra Setda Kota Denpasar Gusti Ngr Mataram ditemui disela-sela pelaksanaan tawur agung mengatakan Pemkot Denpasar melaksanakan tawur agung seperti ini dilaksanakan rutin sehari menjelang peringatan hari raya suci Nyepi.
[pilihan-redaksi2]
Pelaksanaan tawur agung ini dipuput oleh enam sulinggih yaitu Ida Pedanda Gede Telaga dari Griya Gede Telaga Sanur, Ida Pedanda Gede Jelantik Giri Puspa dari Griya Budha Santian Ubud, Ida Resi Bujangga Waisnawa Kertha Bhuana dari Griya Batur Giri Murti, Ida Pandita Dukuh Acharya Dhaksa dari Griya Padukuhan Samiaga Penatih, Ida Sri Empu Dharma Sunu dari Geriya Sira Empu Pande, dan Ida Pandhita Empu Nabe Dhaksa Merta Yoga dari Griya Agung Beraban Denpasar.
"Melalui pelaksanaan tawur agung kami mengharapkan masyarakat dan Kota Denpasar selalu damai termasuk dalam menyamput pelaksanaan catur brata penyepian," ujarnya.
Adapun rangkaian Tawur Kesanga di Kota Denpasar adalah Upacara Melis, Mendak Tirta, Upacara Mepepada, dan Tawur Agung Kesanga. Rangkaian itu didahului dengan Mepepada yaitu peyucian pada binatang yang dipakai untuk Tawur yang dilaksanakan beberapa hari lalu bertempat di Lapangan Puputan Badung.[bbn/rls/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1528 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1149 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 999 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 881 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026