Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Rai Mantra Ajak Masyarakat Jaga Kesucian Nyepi

Selasa, 28 Maret 2017, 04:05 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Sehari sebelum perayaan Nyepi, seperti biasa dilaksanakan upacara Tawur Agung (upacara mecaru) sebagai bentuk penyucian alam semesta. Khusus di Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar memusatkan kegiatan ini di Lapangan Puputan Badung, I Gusti Ngurah Made Agung Senin (27/3) dipimpin enam pendeta (Sarwa Sadaka). 
 
Pelaksanaan Tawur Agung terkait pelaksanaan hari raya Nyepi Caka 1939, dihadiri langsung Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra didamping Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara berserta jajarannya.
 
[pilihan-redaksi]
Pelaksanaan upacara tawur agung tersebut diawali dengan penampilan tari rejang dewa, lanjut tari pendet oleh ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Kota Denpasar, tari baris gede dan tari telek.
 
Ditemui usai mengikuti persembahyangan tawur agung Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kesucian nyepi. Mulai dari pelaksanaan pengerupukan terutama saat mengarak ogoh-ogoh. 
 
"Saya harapkan semua pihak turut menjaga kesucian nyepi sehingga pelaksanaan catur berata penyepian bisa dilaksanakan dengan baik. Jangan sampai saat mengarak ogoh-ogoh ada yang meminum minuman keras,"ujarnya.  Ini juga untuk meningkatkan pembangunan yang di Kota Denpasar sehingga berjalan dengan baik.
 
Kabag Kesra Setda Kota Denpasar Gusti Ngr Mataram ditemui disela-sela pelaksanaan tawur agung mengatakan Pemkot Denpasar melaksanakan tawur agung seperti ini dilaksanakan rutin sehari menjelang peringatan hari raya suci Nyepi. 
 
[pilihan-redaksi2]
Pelaksanaan tawur agung ini dipuput oleh enam sulinggih yaitu Ida Pedanda Gede Telaga dari Griya Gede Telaga Sanur, Ida Pedanda Gede Jelantik Giri Puspa dari Griya Budha Santian Ubud, Ida Resi Bujangga Waisnawa Kertha Bhuana dari Griya Batur Giri Murti, Ida Pandita Dukuh Acharya Dhaksa dari Griya Padukuhan Samiaga Penatih, Ida Sri Empu Dharma Sunu dari Geriya Sira Empu Pande, dan Ida Pandhita Empu Nabe Dhaksa Merta Yoga dari Griya Agung Beraban Denpasar. 
 
"Melalui pelaksanaan tawur agung kami mengharapkan masyarakat dan Kota Denpasar selalu damai termasuk dalam menyamput pelaksanaan catur brata penyepian," ujarnya.
 
Adapun rangkaian Tawur Kesanga di Kota Denpasar adalah Upacara Melis, Mendak Tirta, Upacara Mepepada, dan Tawur Agung Kesanga. Rangkaian itu didahului dengan Mepepada yaitu peyucian pada binatang yang dipakai untuk Tawur yang dilaksanakan beberapa hari lalu bertempat di Lapangan Puputan Badung.[bbn/rls/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami