Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 6 Oktober 2026
Nyepi Diwarnai Aksi Penusukan dan Penganiayaan Terhadap Pecalang
Kamis, 30 Maret 2017,
05:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Hari Raya Nyepi Tahun 2017 ini masih diwarnai aksi penganiayaan hingga penusukan. Mirisnya, korban dalam kasus ini adalah para pecalang.
Insiden berdarah itu terjadi di Banjar Mertayasa, Denpasar Barat, Selasa (28/3) sekitar pukul 03.30 dinihari. Seorang pecalang bernama Agus Susila (54) dianiaya dan ditusuk oleh orang yang dikenal sehingga mengalami luka robek di tangan kanan, lengan kiri serta punggung. Menurut Kapolsek Denpasar Barat Kompol Wisnu Wardana, kejadian itu dipicu salah paham.
“Pelaku masih kami kejar. Identitasnya sudah kami kantongi,” bebernya Rabu (29/3).
Dijelaskan Kapolsek, kasus ini terjadi saat Agus Susila berada di posko untuk melaksanakan pengamanan Nyepi. Tiba-tiba, saat berada di posko sendirian, pelaku seorang diri datang dan berkenalan.
Belum sempat mengobrol panjang, tiba tiba pelaku mengambil rokok korban.
“Karena tidak permisi mengambil rokok, korban menegur pelaku, sehingga terjadi cekcok mulut,” ujar Kompol Wisnu.
Cekcok mulut pun berhasil diredam dan pelaku pergi. Namun siapa sangka, pelaku kembali mendatangi Posko mengajak tiga temannya.
Disinilah perkelahian terjadi tidak seimbang. Korban dihajar hingga babak belur. Nahas, saat korban terkapar salah seorang pelaku menusuk korban. Setelah ditusuk, pecalang beralamat di Jalan Gunung Agung, Gg II C Denpasar ini bermandikan darah segar dekat pos pecalang.
“Korban dilarikan ke RS Wangaya tapi karena lukanya cukup parah akhirnya dirujuk ke RS Sanglah sekitar pukul 05.00,” ungkapnya.
Kompol Wisnu mengatakan pihaknya masih mendalami dan mengejar pelakunya. Diduga kuat, antara korban dan pelaku sudah saling kenal.
“Kami masih mengejar pelakunya,” ujar mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini.
Di tempat terpisah, penganiayaan juga terjadi terhadap pecalang Banjar Samping Buni, I Ketut Warta (53), sekitar pukul 12.30 Wita. Bahkan, dalam kasus ini, Kelian Adat setempat yang mencoba meredam suasana juga nyaris kena pukul oleh anggota Jamaah Yayasan Arraudah, I Putu Abdullah (37).
Sumber di lapangan menyebutkan, Putu Abdullah bersepeda dari rumahnya di Jalan Pura Demak menuju Jalan Gunung Kalimutu, Monang Maning yang berjarak sekitar 1,5 km. Di tengah perjalanan, ia pun dicegat pecalang I Ketut Warta dengan maksud menanyakan identitas termasuk tujuan bepergian.
“Dia (Abdullah) tidak menunjukkan identitas dan dengan nada marah bilang mau sembahyang di Yayasan Arraudah di Jalan Gunung Kalimutu,” kata sumber dilapangan kemarin.
Tidak terima sembahyangnya dihalang-halangi oleh pecalang, Putu Abdullah memukul I Ketut Warta hingga terjatuh. Melihat kejadian, Kelian adat Banjar Samping Buni meredam emosi pelaku sembari mengajaknya ke tempat teduh depan toko.
Namun, emosi Putu Abdullah ternyata belum meredam dan malah memukul Kelian Banjar.
“Kelian Banjar berhasil menghindar dan pukulan Abdullah mengenai rolling door toko hingga penyok,” ujar sumber.
Pecalang lain yang tidak terima langsung mengeroyok Putu Abdullah hingga mengalami luka lecet di dahi kanan. Pelaku dan pecalang I Ketut Warta dibawa ke RS Sanglah menggunakan ambulance PMI dan tidak sampai rawat inap.
Guna meredam situasi agar tidak sampai meluas, Kapolsek Denbar Kompol Wisnu Wardana langsung melakukan mediasi dihadiri tokoh masyarakat, Ketua Masjid Baiturrahman Monang Maning.
“Kedua pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dan membuat surat pernyataan damai,” ungkap Wisnu Wardana.[bbn/spy/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1399 Kali
02
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1211 Kali
03
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 634 Kali
04
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 551 Kali
05
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 520 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026