Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 22 Juli 2026
Aksi Keprok Kaca Kembali Terjadi, Pengendara Ini Alami Kerugian Hingga 500 Juta
Rabu, 19 April 2017,
09:57 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Aksi keprok kaca kembali muncul dan terjadi di pintu masuk Sentra Kayu Mas di Jalan Hayam Wuruk Denpasar, pada Senin (17/4) sekitar pukul 12.30 WITA.
Pemilik mobil, M Slamet MSH (40), pekerjaan wartawan, mengalami kerugian Rp 500 juta dari hilangnya tas ransel berisi dokumen, barang berharga serta uang tunai yang disimpan di dalam mobil.
[pilihan-redaksi]
Kasus keprok kaca mobil ini dilaporkan oleh seorang pensiunan perwira menengah polisi Drs. I Made Sudarsana MSI (40).
Sumber dilapangan menjelaskan, pelapor yang tinggal di Jalan Seroja Perum Nidya Indah III/09 Kedaton Sengguan, Denpasar Utara ini melaporkan aksi keprok kaca menimpa korban M Slamet sekitar pukul 12.30 WITA.
Dalam kesaksiannya di kantor Polresta Denpasar, pelapor menerangkan, korban Slamet mengendarai mobil Avanza warna hitam berplat B 1101 PYU. Selanjutnya, mobil korban diparkir di depan pintu masuk Sentra Kayu Mas di Jalan Hayam Wuruk Denpasar.
“Setelah mobil diparkir, korban masuk ke dalam,” bisik sumber dilapangan Selasa (18/4) kemarin.
Beberapa menit mobil ditinggal, Slamet asal Dusun Krajan Desa Gladang Ronggojampi Banyuwangi Jawa Timur itu kemudian keluar menuju mobilnya yang diparkir. Namun korban yang bekerja sebagai wartawan ini kaget melihat kaca samping kiri mobilnya hancur berantakan.
Setelah dicek, tas ransel merek Polo warna hitam yang berisi dokumen dan barang berharga raib digasak pelaku. Adapun dokumen yang hilang yakni, ijazah asli SD, SMP, SMA, D3 atas nama korban.
Barang lainnya yang hilang yakni permohonnan mutasi kendaraan Suzuki Pick-up ST 100 dari Denpasar ke Gianyar nopol DK 9658BY serta BPKB atas nama Nyoman Wenten Ardika KTP an Sukarno. Tak hanya dokumen, uang tunai sebesar Rp 2,5 juta juga raib.
Akibat kejadian korban mengalami kerugian sebesar Rp 500 juta dan kasus ini dilaporkan ke Polresta Denpasar.
Dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa lokasi dan saksi saksi. Hingga kini pelakunya masih dikejar.
“Masih kami selidiki,” tegas mantan Kapolsek Kuta Utara. [spy/wrt]Beritabali.com, Denpasar. Aksi keprok kaca kembali muncul dan terjadi di pintu masuk Sentra Kayu Mas di Jalan Hayam Wuruk Denpasar, pada Senin (17/4) sekitar pukul 12.30 WITA.
Pemilik mobil, M Slamet MSH (40), pekerjaan wartawan, mengalami kerugian Rp 500 juta dari hilangnya tas ransel berisi dokumen, barang berharga serta uang tunai yang disimpan di dalam mobil.
Kasus keprok kaca mobil ini dilaporkan oleh seorang pensiunan perwira menengah polisi Drs. I Made Sudarsana MSI (40).
Sumber dilapangan menjelaskan, pelapor yang tinggal di Jalan Seroja Perum Nidya Indah III/09 Kedaton Sengguan, Denpasar Utara ini melaporkan aksi keprok kaca menimpa korban M Slamet sekitar pukul 12.30 WITA.
Dalam kesaksiannya di kantor Polresta Denpasar, pelapor menerangkan, korban Slamet mengendarai mobil Avanza warna hitam berplat B 1101 PYU. Selanjutnya, mobil korban diparkir di depan pintu masuk Sentra Kayu Mas di Jalan Hayam Wuruk Denpasar.
“Setelah mobil diparkir, korban masuk ke dalam,” bisik sumber dilapangan Selasa (18/4) kemarin.
Beberapa menit mobil ditinggal, Slamet asal Dusun Krajan Desa Gladang Ronggojampi Banyuwangi Jawa Timur itu kemudian keluar menuju mobilnya yang diparkir. Namun korban yang bekerja sebagai wartawan ini kaget melihat kaca samping kiri mobilnya hancur berantakan.
Setelah dicek, tas ransel merek Polo warna hitam yang berisi dokumen dan barang berharga raib digasak pelaku. Adapun dokumen yang hilang yakni, ijazah asli SD, SMP, SMA, D3 atas nama korban.
Barang lainnya yang hilang yakni permohonnan mutasi kendaraan Suzuki Pick-up ST 100 dari Denpasar ke Gianyar nopol DK 9658BY serta BPKB atas nama Nyoman Wenten Ardika KTP an Sukarno. Tak hanya dokumen, uang tunai sebesar Rp 2,5 juta juga raib.
[pilihan-redaksi2]
Akibat kejadian korban mengalami kerugian sebesar Rp 500 juta dan kasus ini dilaporkan ke Polresta Denpasar.
Dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa lokasi dan saksi saksi. Hingga kini pelakunya masih dikejar.
“Masih kami selidiki,” tegas mantan Kapolsek Kuta Utara. [spy/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3770 Kali
02
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1438 Kali
03
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1421 Kali
04
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1378 Kali
05
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1289 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026