Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Nekat Tidak Pakai Kondom Karena Bayaran yang Besar [PART VIII]

Investigasi Tim Beritabali.com

Jumat, 9 Juni 2017, 10:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. (Oknum) Gadis Bali yang terlibat aktivitas prostitusi terselubung bekerja di berbagai lokasi mulai karaoke, spa plus, hingga kafe remang-remang. Sebagian disiplin menjaga diri dengan menggunakan kondom, sebagian lagi tidak disiplin karena berbagai alasan. 
 
[pilihan-redaksi]
Dosen Fakultas Kedokteran Udayana dan Ketua Asosiasi Seksologi Indonesia cabang Denpasar, dr Oka Negara, FIAS menyatakan, dari pengamatan yang dilakukan selama ini, belum semua gadis yang terjun di dunia prostitusi terselubung menerapkan seks yang aman.  
 
"Yang bekerja di "lokalisasi" tak resmi seringkali tidak safe (tidak pakai kondom). Ini yang bikin beberapa LSM bekerja keras mendampingi. Sementara yang di klub, spa, sebagian sudah aware. Mereka sudah mewajibkan harus pakai kondom dan rajin periksa kesehatan di klinik. Sementara yang mandiri justru sangat safe," jelas dr Oka Negara, FIAS, Dosen Fakultas Kedokteran Udayana dan Ketua Asosiasi Seksologi Indonesia cabang Denpasar, kepada beritabali.com.
 
Meski sebagian sudah menerapkan cara kerja yang safe, namun masih ada beberapa yang nekat tidak menerapkan seks yang aman. Oka Negara mencontohkan kasus Ria "Laklak Puun" yang tidak memakai kondom. Oka menduga hal itu dilakukan karena faktor bayaran atau jumlah uang yang cukup besar.
 
"Mungkin karena dibayar mahal. Kan yang bikin video niatnya untuk komersil. Saat ini tayangan bokep (video porno) yang pakai kondom tidak lagi laku secara visual,"jelas Oka Negara.(bersambung).[bbn/tim]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami