Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tim Inspektorat "Pelototi" PPDB di Klungkung

Jumat, 30 Juni 2017, 16:12 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.

Beritabali.com, Klungkung. Tim pengawas dari Inspektorat Propinsi Bali, Jumat (30/6) turun ke Klungkung, memelototi proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2017. Tim turun di empat sekolah yakni, SMAN 1 Semarapura, SMAN 2 Semarapura, SMKN 1 Semarapura, dan SMAN 1 Dawan. Di empat sekolah ini tim memfokuskan verifikasi proses PPDB melalui jalur zonasi, jalur prestasi, dan jalur miskin. 
 
Untuk jalur zonasi, tim memeriksa dengan teliti kelengkapan berkas PPDB seperti tanggal penerbitan kartu keluarga. Tim ingin memastikan tanggal kartu keluarga yang disertakan sesuai ketentuan yakni per 1 Januari 2017 (enam bulan sebelum proses PPDB). Demikian juga untuk jalur prestasi dan jalur miskin, semua kelengkapan diperiksa. 
 
[pilihan-redaksi]
“Kami hanya melakukan verifikasi, kami tidak ada kewenangan untuk memberikan statemen,” kata salah seorang pegawai Inspektorat Wayan Loter. 
 
Kepala SMAN 2 Semarapura Gusti Lanang Made Puji mengatakan, hasil verifikasi dari panitia yang dibentuk sekolah, untuk jalur zonasi dirinya harus menyeleksi siswa yang mendaftar. Sebab, sesuai ketentuan jalur zonasi hanya dibatasi 10 persen dari kuota sekolah. 
 
“Kami hanya menerima 36 siswa dari jalur zonasi, sedangkan kuota kami di sini 360 siswa,” tandas Lanang Puji sambil mengatakan siswa yang mendaftar lewat jalur zonasi sebanyak 90 orang. Itu artinya untuk jalur zonasi ada 54 siswa yang akan digugurkan. 
 
Sedangkan jalur prestasi, SMAN 2 Semarapura menjatah 72 orang siswa dan yang mendaftar sudah sesuai kuota, tapi dalam proses verifikasi 3 orang dinyatakan gugur. Pun dengan jalur siswa miskin, dijatah 20 persen atau 72 orang siswa, yang melamar sebanyak 34 orang. Setelah diverifikasi, dari 34 pelamar dinyatakan gugur sebanyak 5 orang. Untuk jalur reguler, siswa yang melamar di SMAN 2 Semarapura sebanyak 361 orang. 
 
“Kami berterima kasih atas kedatangan tim dari Propinsi, sehingga kalau ada yang menyimpang bisa dikoreksi,” Kata Gusti Lanang Puji. [wan/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami