Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Buronan Kasus Penganiayaan Polda Jatim Diciduk Polresta Denpasar di Tuban

Kamis, 6 Juli 2017, 10:20 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Pelaku penganiayaan yang terjadi di wilayah Polsel Kangean Polres Sumenep Polda Jawa Timur berhasil ditangkap Team Resmob Polresta Denpasar, di Jalan Raya Tuban Gang Kutilang nomor 10 Tuban Kuta, pada Selasa (4/7) sekitar pukul 03.15 WITA.
 
Dia adalah Nurul Fajri alias Elong (23) asal Kampung Pao Dusun Tanjung Desa Peseraman Kecamatan Arjasa, Sumenep, Madura, Jawa Timur. 
 
[pilihan-redaksi]
Penangkapan tersangka Elong ini dibenarkan Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto, Rabu (5/7) kemarin. Menurutnya, anggota Polsek Kangean Polres Sumenep Polda Jatim telah berkoordinasi dengan Polresta Denpasar, terkait DPO tersangka Elong. 
 
Selanjutnya, Team Resmob Polresta Denpasar dipimpin AKP Sulhadi bergerak mencari keberadaan tersangka Elong. Petugas kemudian melacak yang bersangkutan bersembunyi di sebuah rumah kos di Jalan Raya Tuban Gang Kutilang nomor 10 Tuban, Kuta, pada Selasa (4/7) sekitar pukul 03.15 WITA. 
 
"Dia kami tangkap bersembunyi di rumah kos di Tuban,” beber Kompol Aris kemarin. 
 
Selanjutnya tersangka Elong yang melarikan diri selama 22 hari itu dikeler ke Mapolresta Denpasar dan kemudian tim Polsek Kangean langsung membawa tersangka ke Jatim untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus yang dilakukannya. 
 
“Tersangka Elong ini terlibat kasus penganiayaan hingga korbannya mengalami luka berat,” tandas mantan Kapolsek Denpasar Selatan ini. [spy/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami