Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 6 Oktober 2026
Sudikerta : Reklamasi Teluk Benoa Dipaksakan, Akan Banyak Muncul Masalah
Jumat, 14 Juli 2017,
06:47 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Wakil Gubernur Bali yang juga Ketua DPD Partai Golkar Bali, I Ketut Sudikerta menyatakan tegas menolak rencana Reklamasi di Teluk Benoa.
Penolakan Reklamasi di Teluk Benoa oleh Sudikerta bukanlah tanpa alasan. Menurut Sudikerta, proyek reklamasi yang banyak ditentang rakyat Bali itu jika dipaksakan dilanjutkan akan menimbulkan banyak permasalahan krusial di Bali seperti persaingan yang tidak sehat antar pariwisata Bali, menimbulkan kekroditan ruas jalan. Dan parahnya, kata Sudikerta adalah tidak akan terjadi pemerataan pembangunan di Pulau Bali.
[pilihan-redaksi]
"Kalau terjadi pembangunan Reklamasi di Teluk Benoa maka menimbulkan persaingan yang tidak sehat, harga kamar bintang lima di Nusa Dua akan banting harga misalnya dari Rp 5 juta akan bisa menjadi Rp 800 ribu. Berat lo itu kasusnya karena permasalahan krusial akan terjadi di Bali," tegas Sudikerta, kepada beritabali network.
Tak hanya sekadar menolak, Sudikerta pun memberikan solusi terkait rencana reklamasi itu yakni membiarkan kawasan Teluk Benoa seperti sedia kala dan dirawat hutan mangrovenya sehingga tertata lingkungan dan habitatnya.
Jika ngotot ingin melanjutkan mega proyek itu, Sudikerta memberi alternatif lain demi keadilan dan pemerataan pembangunan di Pulau Bali, maka kanalisasi dan reklamasi sebaiknya dilakukan di Bali utara atau di Kabupaten Buleleng.
"Solusinya biarkan itu Teluk Benoa dirawat dan dijaga dengan baik, jangan dirusak dan diotak atik. Kalau mau membangun proyek besar di Buleleng barat itu ada tanah Pemda seluas 600 hektar, itu saja dibangun seperti di BTDC Nusa Dua sebagai bentuk alternatif destinasi pariwisata baru untuk menghadapi 10 destinasi pariwisata baru di Indonesia. Sehingga di Pulau Bali ini benar-benar terjadi keseimbangan, keadilan dan pemerataan pembangunan," saran Sudikerta.
[pilihan-redaksi2]
Sudikerta kembali menegaskan dirinya menolak reklamasi Teluk Benoa dan memberi solusi agar pembangunan destinasi pariwisata Baru di bangun di Bali utara khususnya di Buleleng barat, karena Buleleng timur rencananya nanti akan dibangun bandara.
Baginya, jika sekarang di Teluk Benoa dipaksakan di reklamasi dan dibangun maka di Bali Selatan akan penuh sesak, terjadi persaingan tidak sehat, krodit terjadi dimana-mana.
"Kalau di Bali selatan rusak dan krodit terus siapa nanti bertanggungjawab ? Ngapain kita harus reklamasi dan ngurug laut lagi kalau lahan lain tersedia di Bali," sentilnya.
"Saya tokoh yang tidak abu-abu, kalau hitam saya katakan hitam. Jadi jelas saya katakan dan tegas saya sampaikan bahwa tidak perlu ada reklamasi di Teluk Benoa," pungkasnya. [bbn/rls/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1389 Kali
02
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1208 Kali
03
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 629 Kali
04
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 546 Kali
05
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 517 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026