Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 1 November 2026
Polda Bali Bentuk Tim Antisipasi Kejahatan Jalanan
Selasa, 25 Juli 2017,
07:31 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Setelah membentuk Satgas CTOC (Counter Transnational and Organized Crime) dalam mengungkap dan menangani kasus narkoba dan kejahatan transnasional lainnya yang berintensitas tinggi, Polda Bali kembali membentuk Satgas yang diprioritaskan untuk menangani kejahatan jalanan dan anarkisme, yang diberi nama SABATA (Satuan Bhayangkara Anti Bandit-Street Crime-Anarkhis).
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja menegaskan, tim Satgas SABATA ini beranggotakan 20 personel Direktorat Sabhara Polda Bali. Tim ini masih dalam dilatih dan digembleng oleh instruktur dari Densus 88 Anti Teror Mabes Polri. Sebelumnya, puluhan personel ini sudah mengikuti tes psikologi untuk mengetahui tingkat kecerdasan, kejelian, emosional dan kepekaan personel.
[pilihan-redaksi]
Digelarnya pelatihan ini, untuk meningkatkan kemampuan para penindak agar setiap pergerakannya sesuai dengan aturan dan SOP (Standar Operasional Prosedur) serta tidak melanggar HAM (Hak Asasi Manusia). Sedianya, pelatihan ini dilaksanakan selama 12 hari yaitu dari tanggal 17 sampai dengan 29 Juli 2017, bertempat di Lapangan Tembak Tohpati.
Materi yang diberikan oleh instruktur meliputi pengenalan senjata, teori manipulasi senjata, mengisi ulang senjata, menembak di tempat, menembak posisi berlutut tempur, menembak bergerak, teknik pemborgolan dan penggeledahan senjata serta penangkapan berjalan.
“Tidak hanya itu, para peserta juga dibekali cara penangkapan atau penyerangan motor dan mobil, teknik dasar CQB, pengamanan VVIP protection dan medic tempur,” terang Kombes Hengky.
Ditambahkannya, 20 personel ini akan bertugas sebagai tim penindak terhadap para pelaku tindak pidana kejahatan jalanan.
“Kejahatan jalanan merupakan ancaman yang amat nyata bagi masyarakat kita, apalagi kejahatan ini disertai dengan kekerasan seperti premanisme, penjambretan, penodongan, pemerkosaan, penganiayaan dan perampokan. Diharapkan, terbentuknya pasukan ini akan membuat Bali semakin aman dan kondusif, tandasnya. [spy/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026