Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 18 Agustus 2026
Penlok Bandara Belum Turun, PT BIBU Tetap Gelar Mendem Pekelem
Rabu, 9 Agustus 2017,
20:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Rekomendasi izin penentuan lokasi (penlok) Bandara Buleleng, hingga kini tak kunjung diterbitkan oleh Kementrian Perhubungan. Meski demikian, Investor PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) tetap akan menggelar upacara "mendem pakelem" dan "nuasen" di Pura Penegil Dharma, Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Senin (28/8/2017) mendatang.
"Kita tetap pada rencana semula, tetap melakukan upacara di lokasi pada 28 Agustus mendatang," ujar Presiden Direktur PT BIBU, Made Mangku, di Denpasar (9/8/2017).
Menurut Mangku, upacara ini merupakan langkah awal sebelum meletakkan batu pertama. Meski rekomendasi izin penentuan lokasi (penlok) tak kunjung diterbitkan oleh Kementrian Perhubungan, pihaknya tetap bersikukuh untuk tetap melakukan pembangunan Bandara Internasional di Bali Utara.
"Jika Penlok sudah diturunkan oleh Kementrian Perhubungan pada Senin (28/8/2017) mendatang.
Selain mendem pakelem dan nuasen, kita akan langsung melakukan peletakkan batu pertama. Tapi jika Penlok belum turun, kemungkinan peletakkan batu pertama akan kami lakukan bulan depan,"ujarnya.
Kendati tak kunjung mendapatkan respon dari Kemenhub, Mangku tegas mengatakan proyek pembangunan Bandara Internasional di Bali Utara akan tetap dilakukan.
PT BIBU akan membuat bandara mengapung (offshore) di laut lepas dengan menggandeng Airports Kinesis Consulting (AKC) Kanada yang menelan dana hingga mencapai Rp 50 triliun.
"Kita tetap konsisten dengan rencana semula. Bandara Baru kita akan bangun di laut. Ini tidak akan mengorbankan pura-pura, situs sejarah, sawah, jalan, dan pemukiman warga di sana. Sebaliknya, jika bandara baru dibangun di daratan, maka akan mengorbankan lima hal di atas. Jika penlok turun, makan investor akan mencairkan dana 250 juta euro untuk biaya operasional awal selama jangka waktu setahun,"ujarnya.[bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4573 Kali
02
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2376 Kali
03
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2031 Kali
04
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1637 Kali
05
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1077 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026