Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 12 Mei 2026
Penlok Bandara Belum Turun, PT BIBU Tetap Gelar Mendem Pekelem
Rabu, 9 Agustus 2017,
20:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Rekomendasi izin penentuan lokasi (penlok) Bandara Buleleng, hingga kini tak kunjung diterbitkan oleh Kementrian Perhubungan. Meski demikian, Investor PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) tetap akan menggelar upacara "mendem pakelem" dan "nuasen" di Pura Penegil Dharma, Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Senin (28/8/2017) mendatang.
"Kita tetap pada rencana semula, tetap melakukan upacara di lokasi pada 28 Agustus mendatang," ujar Presiden Direktur PT BIBU, Made Mangku, di Denpasar (9/8/2017).
Menurut Mangku, upacara ini merupakan langkah awal sebelum meletakkan batu pertama. Meski rekomendasi izin penentuan lokasi (penlok) tak kunjung diterbitkan oleh Kementrian Perhubungan, pihaknya tetap bersikukuh untuk tetap melakukan pembangunan Bandara Internasional di Bali Utara.
"Jika Penlok sudah diturunkan oleh Kementrian Perhubungan pada Senin (28/8/2017) mendatang.
Selain mendem pakelem dan nuasen, kita akan langsung melakukan peletakkan batu pertama. Tapi jika Penlok belum turun, kemungkinan peletakkan batu pertama akan kami lakukan bulan depan,"ujarnya.
Kendati tak kunjung mendapatkan respon dari Kemenhub, Mangku tegas mengatakan proyek pembangunan Bandara Internasional di Bali Utara akan tetap dilakukan.
PT BIBU akan membuat bandara mengapung (offshore) di laut lepas dengan menggandeng Airports Kinesis Consulting (AKC) Kanada yang menelan dana hingga mencapai Rp 50 triliun.
"Kita tetap konsisten dengan rencana semula. Bandara Baru kita akan bangun di laut. Ini tidak akan mengorbankan pura-pura, situs sejarah, sawah, jalan, dan pemukiman warga di sana. Sebaliknya, jika bandara baru dibangun di daratan, maka akan mengorbankan lima hal di atas. Jika penlok turun, makan investor akan mencairkan dana 250 juta euro untuk biaya operasional awal selama jangka waktu setahun,"ujarnya.[bbn/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1120 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 883 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 706 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 655 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026