Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Warga Bukit Tengah Krisis Air, Andalkan Air Tadah Hujan

Jumat, 11 Agustus 2017, 16:22 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.

Beritabali.com, Klungkung. Masalah air bersih menjadi persoalan besar warga yang bermukim di Bukit Tengah, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan. Sebanyak 60 KK warga setempat sudah puluhan tahun mengandalkan air tadah hujan untuk kebutuhan mandi cuci dan kakus. Pasalnya di kawasan puncak Bukit Tengah sama sekali belum ada saluran air PDAM, mengingat lokasinya yang berada di ketinggian mencapai 1 kilometer dari permukaan laut.
 
Menurut penuturan salah seorang warga Ketut Rentis, Jumat (11/8), sebagian besar warga mengandalkan air tadah hujan yang ditampung dalam bak. Yang menjadi persoalan ketika musim kemarau panjang tiba, warga harus mendatangkan air yang dibeli dari petugas PDAM. Satu tangki dibeli dengan harga Rp 150 ribu dan itu bisa digunakan hampir dua minggu.
 
[pilihan-redaksi]
Selain bak milik pribadi, warga setempat juga menyiapkan bak umum yang bisa dimanfaatkan oleh warga setempat. “Untuk pengisian bak umum ini, air didrop oleh Pemkab,” kata Ketut Rentis seraya menyampaikan sebelumnya pas musim kemarau panjang dalam sehari sempat didrop 7 tangki air. Perbekel Pesinggahan Nyoman Suwastika mengaku ia sudah bersurat ke Bupati Klungkung agar bisa dibantu mendrop air bersih. Sebab droping air oleh PDAM tidak bisa dilakukan karena kendala alat transportasi.
 
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klungkung Made Suwista menyampaikan, droping air dilakukan seminggu sekali setiap hari Kamis. “ Kecuali sifatnya urgen (mendesak),” tandas Suwista. Pengiriman air oleh BPBD sudah dilakukan sejak seminggu lalu. [wan/wrt]  
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami