Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus

Senin, 3 Agustus 2026, 20:19 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mulai menerapkan secara penuh atau go live program sterilisasi di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, mulai Rabu (5/8/2026). Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan keselamatan, keamanan, dan ketertiban di kawasan pelabuhan.

Pelabuhan Gilimanuk menjadi salah satu dari enam pelabuhan utama yang menerapkan program sterilisasi. Lima pelabuhan lainnya yakni Merak, Bakauheni, Ketapang, Kayangan, dan Lembar.

Sterilisasi juga diterapkan pada lintasan Gilimanuk–Ketapang yang menjadi salah satu jalur penyeberangan utama antara Bali dan Jawa. ASDP menyebut kebijakan tersebut tidak sekadar berkaitan dengan penataan kawasan, tetapi juga bagian dari transformasi layanan penyeberangan.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, mengatakan aspek keselamatan menjadi salah satu prioritas utama dalam penerapan program tersebut.

"Mulai 5 Agustus 2026, ASDP resmi menerapkan sterilisasi di enam pelabuhan utama, termasuk lintasan Ketapang–Gilimanuk. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi layanan yang menempatkan keselamatan, keamanan, dan ketertiban sebagai prioritas utama," ujar Heru Widodo.

ASDP mengharapkan seluruh pengguna jasa, perusahaan pelayaran, serta pihak yang beraktivitas di kawasan pelabuhan dapat mendukung penerapan sterilisasi. Kolaborasi berbagai pihak dinilai penting untuk menciptakan layanan penyeberangan yang lebih aman, tertib, nyaman, dan profesional.

Berbagai persiapan telah dilakukan menjelang penerapan penuh kebijakan tersebut. ASDP bersama regulator, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan instansi terkait melakukan sosialisasi kepada pihak-pihak yang beraktivitas di kawasan pelabuhan.

Persiapan lainnya meliputi pemasangan rambu dan media informasi, pendataan berbasis Face Recognition, optimalisasi One Gate System (OGS), pembagian alat pelindung diri (APD) berupa rompi dan helm keselamatan, penataan arus kendaraan, hingga penguatan patroli gabungan dan sistem pengawasan.

Khusus di lintasan Ketapang–Gilimanuk, penerapan sterilisasi diarahkan pada peningkatan sosialisasi kepada perusahaan pelayaran. Selain itu, kepatuhan terhadap penggunaan APD dan patroli gabungan secara rutin juga akan diperkuat untuk memastikan aktivitas operasional berjalan sesuai standar keselamatan.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale, menegaskan keberhasilan penerapan program sterilisasi membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Regulator, aparat keamanan, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat memiliki peran dalam mewujudkan kawasan pelabuhan yang aman dan tertib.

ASDP optimistis penerapan sterilisasi di enam pelabuhan utama dapat menjadi bagian dari modernisasi layanan penyeberangan nasional. Kebijakan tersebut juga diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi penyeberangan yang aman dan andal.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami