Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kapolda : Tembak Ditempat Polisi Terlibat Narkoba

Selasa, 15 Agustus 2017, 21:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose memperingatkan anggotanya untuk tidak terlibat narkoba. Jenderal bintang dua dipundak ini mengeluarkan perintah tegas, tembak ditempat bagi anggota yang mencoba melawan saat ditangkap. 
 
Penegasan itu disampaikan Kapolda disela-sela pemusnahan barang bukti narkoba dan minuman keras di halaman belakang Mapolda Bali, pada Selasa (15/8).
 
[pilihan-redaksi]
Menurutnya, bukan menjadi rahasia umum lagi ada oknum polisi yang terlibat narkoba. 
 
“Bila jadi pengedar atau bahkan bandar, ya dipecat. Kalau ada anggota yang terbukti narkoba dan melawan saat ditangkap, saya perintahkan untuk ditembak,” terangnya. 
 
Deputi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini menyebutkan di Bali, kasus narkoba selama periode Januari hingga Juli 2017 terdapat  572 kasus, dengan tingkat penyelesaian 526 kasus. Pengungkapan ini mengalami peningkatan dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. 
 
Sedianya, kata Kapolda, kasus narkoba ini menjadi ancaman serius bagi kelangsungan generasi dan masa depan bangsa. 
 
“Saya menarget angka penyalahgunaan narkoba bisa turun. Kalau sampai titik zero itu tidak bisa,” ujar lulusan Akpol tahun 1988 ini. 
 
Jenderal bintang dua dipundak ini kembali menegaskan bahwa Bali memiliki potensi market bagi para pengguna dan pengedar narkoba. Dalam kurun waktu tujuh bulan, 60 persen warga menjadi kurir narkoba. Terhadap kondisi ini, ia meminta kepada anggota dan instansi terkait tidak sebatas pada penegakan hukum tapi juga meminimalisir melalui soft approach (pendekatan) kepada calon-calon pemakai khususnya generasi muda. 
 
“Fokusnya kepada anak usia sekolah atau dibawah 18 tahun dan wanita juga. Kita minimalisir potensi pelaku yang orang Bali melalui kearifan lokal,” imbuhnya. 
 
[pilihan-redaksi2]
Tantangan yang dihadapi sekarang ini, ungkap Kapolda yakni  kuatnya sindikat serta prekusor narkotika yang tidak mengenal tempat dan usia. Untuk itu, Kapolda mengajak stakeholder dan masyarakat berkomitmen menjauhkan diri dari narkoba. 
 
“Mari bersama-sama kita berantas narkoba sampai ke akar-akarnya,” katanya. 
 
Sementara dalam pemusnahan barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari ganja (7.960,64 gram) dan satu buah pohon ganja setinggi 1,35 meter. Kemudian sabu (methamphetamine) sebanyak 1.187,55 gram, ekstasi (amphetamine) sebanyak 668 butir, miras jenis arak sebanyak 4.212,9 liter dan miras impor sebanyak 1.732 botol. Narkoba dimusnahkan dengan cara dibakar di alat incinerator milik BNNP Bali. Sedangkan miras dihancurkan menggunakan alat berat. Dalam kegiatan tersebut juga dihadirkan dua orang tersangka. [spy/wrt] 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami