Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dinas Koperindag Jembrana Sidak Garam Oplosan

Selasa, 22 Agustus 2017, 08:31 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Beritabali.com, Jembrana. Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jembrana Senin (21/8) pagi melakukan sidak garam oplosan di sejumlah pasar umum dan pasar tradisional di Jembrana. Dalam sidak tersebut terungkap jika harga garam saat ini mengalami kenaikan yag signifikan yakni 100 persen lebih.

[pilihan-redaksi]

Sidak menyasar sejumlah pedagang garam guna memastikan tidak ada garam oplosan. Petugas melakukan pengujian dengan cara melarutkan sampel beberapa merk garam halus ke segelas air. Hasilnya tes sederhana yang dilakukan petugas tidak menemukan adanya garam oplosan yang dicampur dengan beling kaca.

Langkanya stok garam di pasar umum negara diungkapkan sejumlah pedagang. Safei misalnya, saat ini stok garam meja cap daun sudah habis sejak kemarin. Saat ini dirinya hanya memiliki stok garam klotok saja.

"Sejak sebulan yag lalu stok garam dari jawa sudah berkurang, sehingga berpengaruh harga jual garam meja yang dulu hanya 800/bungkus kini naik 2000/bungkus," ujar Safei.

Kondisi serupa juga dialami Sukmawati, diungkapkan harga garam rata-rata naik hingga 100 persen. Stok yang akan dijual juga dikurangi dari awalnya 50 bal, sekarang paling banyak berkisar 20 bal.

Sementara Kepala Dinas Koperindag Jembrana, I Gede Made Budhiarta mengatakan dari hasil sidak tersebut, pihaknya tidak menemuka beredarnya garam oplosan.

"Kita berupaya untuk melindungi konsumen dengan melakukan pengawasan peredaran garam," jelasnya.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat agar lebih teliti dan cerdas memilih garam, jika ada temuan garam oplosan pihaknya berharap melaporkan ke Dinas terkait . [jim/wrt]

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami