Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 30 Oktober 2026
Dewan Desak Pemerintah Evaluasi Status Gunung Agung
Minggu, 26 November 2017,
12:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Anggota DPRD Provinsi Bali Gusti Putu Widjera mendesak pemerintah untuk mengevaluasi status level III (Siaga) Gunung Agung karena gunung tersebut semakin banyak mengeluarkan kepulan asap berwarna keabuan.
"Saya meminta pemerintah dan instansi terkait, seperti Pusat Vulkanologi dan Mitigas Bencana, Badan Geologi, Kementerian ESDM segera melakukan evaluasi status gunung tertinggi tersebut," kata Gusti Widjera di Denpasar, Senin.
[pilihan-redaksi]
Ia mengatakan langkah evaluasi mengenai status Gunung Agung sangat penting dalam upaya memberi informasi kepada warga yang berada di zona kawasan radius bencana (KRB). Sebab dari status gunung tersebut akan memberi ketenangan bagi warga di KRB.
"Alasannya, warga yang berada di zona berbahaya itu mulai ketakutan. Sebab sebelumnya PVMG sempat menaikkan status dari level III (Siaga) menjadi level IV (Awas) pada September lalu. Namun pertengahan bulan Oktober status tersebut diturunkan kembali menjadi Siaga," ucap politikus Asal Desa Menanga, Rendang, Karangasem, itu.
Gusti Widjera mengatakan kepulan asap dari Gunung Agung itu menyebabkan debu vulkanik tersebut sudah menyebar di sejumlah wilayah Karangasem hingga di sejumlah Kabupaten Karangasem dan Bangli.
"Warga masyarakat merasakan debu vulkanik sejak Sabtu (25/11) malam. Warga yang ada di zona merah sudah mulai kembali bersiap-siap mengungsi," ujarnya.
Seorang warga asal Desa Besakih, Wayan Simpen mengaku bersama keluarga kembali melakukan pengungsian, walau sebelumnya sempat pulang kampung karena status Gunung Agung diturunkan menjadi level Siaga.
"Sejak Sabtu malam, Gunung Agung mengeluarkan asap tebal yang membubung tinggi. Karena itu saya bersama keluarga bergegas meninggalkan kampung halaman menuju pengungsian. Kami takut gunung tertinggi di Bali itu akan meletus dahsyat," katanya. [bbn/drd/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5989 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4674 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2652 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2312 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026