Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 6 Mei 2026
Dewan Desak Pemerintah Evaluasi Status Gunung Agung
Minggu, 26 November 2017,
12:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Anggota DPRD Provinsi Bali Gusti Putu Widjera mendesak pemerintah untuk mengevaluasi status level III (Siaga) Gunung Agung karena gunung tersebut semakin banyak mengeluarkan kepulan asap berwarna keabuan.
"Saya meminta pemerintah dan instansi terkait, seperti Pusat Vulkanologi dan Mitigas Bencana, Badan Geologi, Kementerian ESDM segera melakukan evaluasi status gunung tertinggi tersebut," kata Gusti Widjera di Denpasar, Senin.
[pilihan-redaksi]
Ia mengatakan langkah evaluasi mengenai status Gunung Agung sangat penting dalam upaya memberi informasi kepada warga yang berada di zona kawasan radius bencana (KRB). Sebab dari status gunung tersebut akan memberi ketenangan bagi warga di KRB.
"Alasannya, warga yang berada di zona berbahaya itu mulai ketakutan. Sebab sebelumnya PVMG sempat menaikkan status dari level III (Siaga) menjadi level IV (Awas) pada September lalu. Namun pertengahan bulan Oktober status tersebut diturunkan kembali menjadi Siaga," ucap politikus Asal Desa Menanga, Rendang, Karangasem, itu.
Gusti Widjera mengatakan kepulan asap dari Gunung Agung itu menyebabkan debu vulkanik tersebut sudah menyebar di sejumlah wilayah Karangasem hingga di sejumlah Kabupaten Karangasem dan Bangli.
"Warga masyarakat merasakan debu vulkanik sejak Sabtu (25/11) malam. Warga yang ada di zona merah sudah mulai kembali bersiap-siap mengungsi," ujarnya.
Seorang warga asal Desa Besakih, Wayan Simpen mengaku bersama keluarga kembali melakukan pengungsian, walau sebelumnya sempat pulang kampung karena status Gunung Agung diturunkan menjadi level Siaga.
"Sejak Sabtu malam, Gunung Agung mengeluarkan asap tebal yang membubung tinggi. Karena itu saya bersama keluarga bergegas meninggalkan kampung halaman menuju pengungsian. Kami takut gunung tertinggi di Bali itu akan meletus dahsyat," katanya. [bbn/drd/wrt]
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 563 Kali
02
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 523 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 423 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 422 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026