Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 1 Oktober 2026
Pemerintah Klungkung Sulap TPA Menjadi TOSS
Selasa, 2 Januari 2018,
12:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sente di Desa Pikat Kecamatan Dawan akhirnya resmi ditutup Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta Minggu (31/12). Dengan ditutupnya TPA yang telah beroperasi sejak tahun 1990 ini, berarti tidak ada lagi kiriman sampah menuju tempat ini. Penutupan sendiri diakibatkan oleh kondisi TPA Sente yang sudah tidak layak dan mengalami kelebihan kapasitas sampah dari yang semestinya.
“Namun meskipun TPA Sente telah ditutup, tidak berarti di TPA ini tidak ada aktivitas, malah sebuah program pengolahan sampah revolusioner bernama Tempat Olah Sampah Sementara (TOSS) telah dimulai ditempat ini,” ujar Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta.Program hasil kerja sama dengan Sekolah Tinggi Teknik (STT) PLN Jakarta ini dibuka Bupati I Nyoman Suwirta yang sebelumnya telah menutup TPA Sente.
Dengan program ini seluruh pegawai TPA Sente yang berjumlah 60 orang tidak diberhentikan, namun telah dididik untuk bisa melakukan proses pengolahan sampah TOSS di TPA Sente dan di Lepang. Seluruh sampah yang telah menumpuk di TPA Sente akan diolah secara langsung melalui proses peuyeumisasi, briketisasi/peletisasi, dangasifikasi, dengan menggunakan bio activator. Dalam waktu tiga hari bau sampah akan hilang, dan dalam waktu sepuluh hari volume sampah akan berkurang. Kemudian sampah yang telah olah tersebut dibentuk menjadi briket dan pelet dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk proses memasak, dan listrik.
Bupati Suwirta optimis bahwa Program TOSS Gema Santi merupakan solusi untuk penanganan masalah sampah yang ada di Kabupaten Klungkung. Dimana Klungkung yang tidak memiliki lokasi TPA, dengan program ini seluruh desa akan mengolah sampahnya menjadi briket dan pellet yang bernilai ekonomis.
Bupati Suwirta berharap Program TOSS dapat diterima oleh masyarkat karena didalam Program TOSS terdapat sumber ekonomi alternative. Kedepan masing-masing desa bisa mengolah sampahnya menjadi pelet yang nantinya dapat dijual kepihak Indonesia Power.
“Dengan program ini saya yakin Klungkung bisa bebas dari masalah sampah, kedepan akan dihadirkan mesin pengolahan sampah dgn kapasitas lebih besar serta bangunan di TPA Sente akan diperluas,” ujar Bupati Suwirta.
Sementara itu GM Indonesia Power IGAN Subawa Putra sangat menyambut positif program ini. Karena lewat program ini Klungkung akan mampu mengahasilkan listrik kerakyatan. Ditambahkan, untuk melakukan ujicoba listrik dengan briket dari sampah akan dibutuhkan 30 ton sampah. Jika uji coba ini berhasil maka kebutuhan briket dari sampah untuk menjadi listrik akan sangat besar. IGAN Subawa Putra yakin permasalahan sampah di Klungkung akan bisa teratasi melalui program TOSS Gema Santi ini.
Dalam kegiatan tersebut juga diisi dengan demo pengolahan sampah dari peuyeumisasi hingga menjadi bricket bahan bakar. Kemudian dilanjutkan dengan demo memasak telor dan mie oleh Ny. Ayu Suwirta menggunakan bahan bakar bricket sampah. "Tidak ada aroma dari sampah akibat dari pembakaran, yang ada hanya aroma makanan yang telah matang," ujar Ketua STT PLN Jakarta Dr. Ir. Supriadi Legino.
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
01
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 170 Kali
02
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 136 Kali
03
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 112 Kali
04
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 96 Kali
05
Karyawan Toko di Sukawati Curi Rp73 Juta, Kabur ke Banyuwangi
Dibaca: 87 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026