Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polsek Gilimanuk Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Marlin Beku

Rabu, 10 Januari 2018, 08:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabalicom

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Unit reskrim Polsek Gilimanuk dengan beberapa anggota sabhara dipimpin oleh Kanit Reskrim Akp I Komang Muliyadi, SH., berhasil menggagalkan penyelundupan 1 ton komoditi berupa Ikan Marlin beku  yang diangkut dengan kendaraan pick up mitsubishi  L 300, Nopol K 9680 UW Minggu ( 09/01/18 ) pukul 18.45 wita.
 
Dari keterangan Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol I Nyoman Subawa, melalui Kanit Reskrim AKP I Komang Muliyadi, SH, ikan tersebut dibawa dari Banyuwangi Jawa timur tujuan Singaraja Bali oleh pengemudi Kadek Suarnaya (42 tahun) asal buleleng. Dan selanjutnya diamankan lantaran tidak dilengkapi Sertifikat Kesehatan Karantina Ikan daerah asal.
 
Menurut muliyadi,  perbuatan Suarnaya melanggar pasal 6 UU RI No. 16 Tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan. "Saya tidak tahu pak, kalau membawa ikan harus ada surat karantina. Baru kali ini saya membawanya dan saya akan coba menjualnya lagi di Singaraja," ujar Suarnaya.
 
Muliyadi menambahkan, pihaknya memberikan kesempatan untuk mengurus Sertifikat Kesehatan Karantina di Kantor Karantina Ikan wilayah kerja Ketapang dengan tujuan agar yang bersangkutan tahu cara atau proses mengurusannya. Sehingga tidak terjadi pengulangan melakukan pelanggaran yang sama di kemudian hari.
 
Dihadapan penyidik, Sunarya telah membuat surat pernyataan, yang intinya apabila dikemudian hari melanggar lagi, maka yang bersangkutan siap diproses sesuai hukum yang berlaku.
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami