Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Sidenuk Diklaim Berumur Pendek dan Tahan Hama
Uji Coba Padi Inpari Sidenuk di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Padi varietas Inpari Sidenuk diklaim memiliki umur pendek yaitu hanya 103 hari. Varietas ini juga diklaim tahan terhadap serangan hama dan penyakit dan memiliki produktivitas yang unggul.
Klaim tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana I Wayan Sutama saat penanaman perdana bibit padi varietas Inpari Sidenuk di Subak Sangkaragung, Jembrana pada Senin (5/2/2018).
Menurut Sutama, selain memiliki umur yang relatif singkat, nasi yang dihasilkan juga memiliki tekstur pulen. Meskipun benih padi ini lebih tahan terhadap serangan hama maupun penyakit dan diklaim memiliki sejumlah keunggulan namun petani dituntut melakukan pola pemeliharaan sesuai prosedur yang sudah ada.
Sementara Wakil Bupati Jembrana Kembang Hartawan berharap uji coba bibit padi varietas Inpari Sidenuk yang memiliki banyak keunggulan tersebut bisa berhasil dan sesuai harapan.
“Bibit padi varietas ini selain umurnya panennya pendek hanya 103 hari, anti wereng dan rasanya juga enak memiliki tekstur pulen sehingga saat panennya nanti berhasil sesuai harapan bisa menghasilkan 9,1 ton gabah kering giling” kata Kembang.
Ia juga berharap hal ini bisa menjadi referensi kepada pemimpin Bali kedepan agar hasil produktifitas padi di Bali bisa meningkat. Dengan produktivitas yang unggul juga diharapkan dapat memberi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan bagi petani.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1202 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 935 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 766 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 699 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik