Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 April 2026
Sepasang Suami Istri Lansia Tinggal di Gubuk Hidup dari Menjual Porosan
Selasa, 27 Maret 2018,
06:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com.Buleleng, Sepasang suami istri miskin lansia, yakni Putu Loka dan Made Suci di Dusun Kelod Kauh, Desa Panji, Sukasada, diberitakan luput dari bantuan pemerintah. Pasutri yang sudah renta dan sakit sakitan khususnya Made Suci yang mengalami gangguan pada mata, hidup dari menjual porosan.
[pilihan-redaksi]
Meski mereka memiliki dua orang anak, tetapi mereka tidak mau membebani kehidupan keluarga anak-anaknya, terpaksa mereka harus hidup mandiri. Meskipun pada siang harinya mereka tinggal di gubug, tetapi pada malam hari mereka tetap tidur di rumah bersama anak-anak mereka. Maka dari itu Loka da Suci sangat berharap ada perhatian dari Bapak Gubernur Bali, Made Mangku Pastika,
Meski mereka memiliki dua orang anak, tetapi mereka tidak mau membebani kehidupan keluarga anak-anaknya, terpaksa mereka harus hidup mandiri. Meskipun pada siang harinya mereka tinggal di gubug, tetapi pada malam hari mereka tetap tidur di rumah bersama anak-anak mereka. Maka dari itu Loka da Suci sangat berharap ada perhatian dari Bapak Gubernur Bali, Made Mangku Pastika,
Harapan pasutri yang tinggal di Dusun Delod Kauh, Desa Panji, Sukasada, Buleleng untuk mendapatkan bantuan Gubernur Bali akhirnya terkabul. Begitu foto pasutri ini muncul di salah satu media masa, Senin (26/3) Gubernur langsung mengutus beberapa staf Biro Humas dan Protokol Setda Prov. Bali untuk terjun mengecek langsung ke kelapangan.
[pilihan-redaksi2]
Dengan arahan Kasi Kesra Kantor Desa Panji, Gede Ardana, rombongan yang dipimpin Kepala Bagian Publikasi, Pengumpulan dan Penyaringan Informasi, Made Ady Mastika bertandang ke gubug tempat pasutri ini beristirahat. Untuk sementara Gubernur Bali hanya memberikan bantuan sejumlah uang agar bisa meringankan biaya hidup yang bersangkutan untuk beberapa bulan ke depan.
Dengan arahan Kasi Kesra Kantor Desa Panji, Gede Ardana, rombongan yang dipimpin Kepala Bagian Publikasi, Pengumpulan dan Penyaringan Informasi, Made Ady Mastika bertandang ke gubug tempat pasutri ini beristirahat. Untuk sementara Gubernur Bali hanya memberikan bantuan sejumlah uang agar bisa meringankan biaya hidup yang bersangkutan untuk beberapa bulan ke depan.
Untuk sakit mata yang dialami Made Suci, Kabag Publikasi, Pengumpulan dan Penyarngan Informasi Biro Humas dan Protokol Setda prov Bali, Made Ady Mastika sudah melakukan Kordinasi dengan Pihak Rumah Sakit Mata Bali Mandara agar bisa membantu yang bersangkutan. Mastika menyarankan Pihak Kantor Desa bisa memfasilitasi keluarga ini agar bisa berobat ke Ramah Sakit, dan kalau bisa langgsung ke Rumah Sakit Mata Bali Mandara, dan Mastka berjanji akan membantu mempermudah prosesnya. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3836 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1781 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026