Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 1 Oktober 2026
Didera Berbagai Permasalahan, Ubud Terpilih Sebagai Destinasi Terbaik ke-4 Dunia
Senin, 16 Juli 2018,
07:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Gianyar. Di tengah persoalan yang dihadapi Ubud sebagai destinasi wisata seperti kemacetan dan alih fungsi lahan, nampaknya para wisatawan kian positif menatapnya sebagai destinasi pilihan terbaik ke-4 dunia versi Travel & Leisure.
[pilihan-redaksi]
Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Gianyar, Anak Agung Bagus Ari Brahmanta mengatakan permasalahan yang dihadapi pariwisata Ubud relatif kompleks harus tetap menjadi perhatian bersama. Termasuk masalah kemacetan, yang diakuinya belum maksimal. Persoalan lainnya yang perlu disikapi adalah alih fungsi lahan yang kebablasan. Itu mulai terjadi di wilayah Ubud Utara.
Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Gianyar, Anak Agung Bagus Ari Brahmanta mengatakan permasalahan yang dihadapi pariwisata Ubud relatif kompleks harus tetap menjadi perhatian bersama. Termasuk masalah kemacetan, yang diakuinya belum maksimal. Persoalan lainnya yang perlu disikapi adalah alih fungsi lahan yang kebablasan. Itu mulai terjadi di wilayah Ubud Utara.
Permasalahan lainnya adalah infrastruktur. Seperti jalan paving di Ubud yang sudah berjalan 6 tahun belum ada perbaikan dan yang dilakukan hanya tambal sulam.
“Kebersihan hingga alih fungsi lahan di daerah utara juga perlu disikapi. Termasuk soal infrastruktur dan masalah sosial yang kini mulai didatangi para gepeng,” kritiknya saat dikonfirmasi Ubud yang mendapat tempat di posisi ke 4 kota terbaik di dunia versi Travel & Leisure, Minggu (15/7).
[pilihan-redaksi2]
Dikatakan penghargaan tersebut merupakan hasil survei 15 kota terbaik di dunia. Sebelumnya, Ubud yang pada tahun 2017 menduduki peringkat sembilan, kini menduduki peringkan keempat, dengan skor 88,74. Diungkapkan, tingkat kunjungan saat ini, sudah melebihi 3 juta per tahun. Hal itu dilihat dari tingkat kunjungan ke objek wisata Monkey Forest (Desa Padangtegal). Sementara Tingkat lama menginap, lanjutnya mulai dari rata-rata 3,5 hari menjadi 4 hari.
Dikatakan penghargaan tersebut merupakan hasil survei 15 kota terbaik di dunia. Sebelumnya, Ubud yang pada tahun 2017 menduduki peringkat sembilan, kini menduduki peringkan keempat, dengan skor 88,74. Diungkapkan, tingkat kunjungan saat ini, sudah melebihi 3 juta per tahun. Hal itu dilihat dari tingkat kunjungan ke objek wisata Monkey Forest (Desa Padangtegal). Sementara Tingkat lama menginap, lanjutnya mulai dari rata-rata 3,5 hari menjadi 4 hari.
Untuk itu, kata dia beragam upaya yang dilakukan oleh semua pihak termasuk penataan parkir, diyakini memberi nilai katrol terhadap posisi Ubud. Terlebih lagi tahun lalu, pringkat Ubud sempat anjlok ke urutan sembilan. “Saya sudah membaca informasi itu. Dengan peringkat keempat ini, berharap tingkat kunjungan ke Ubud bisa akan semakin tinggi,” harapnya.(bbn/maw/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
01
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 170 Kali
02
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 136 Kali
03
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 112 Kali
04
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 96 Kali
05
Karyawan Toko di Sukawati Curi Rp73 Juta, Kabur ke Banyuwangi
Dibaca: 87 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026