Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Penyebab Hangusnya Belasan Villa Blue Point Diduga Bersumber dari Percikan Api Las

Rabu, 25 Juli 2018, 07:55 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Beritabali.com, Badung. Dari informasi yang beredar di lapangan disebutkan kebakaran yang menghanguskan belasan Villa Blue Point dan proyek bangunan Ocean Wedding disebabkan percikan api las yang menyambar dinding berbahan styrofoam di Ocean Wedding. 
 
[pilihan-redaksi]
Kejadian terjadi sekitar pukul 13.30 Wita, dan pekerja proyek dikagetkan keluarnya asap warna hitam dibarengi api membesar dan membakar dinding yang terbuat dari Sterofum. Akibatnya para pekerja buruh langsung keluar untuk menyelamatkan diri. Kobaran api cepat merembet ke Villa Blue Point yang letaknya bersebelahan dengan proyek. 
 
Sementara itu, Polsek Kuta Selatan masih menunggu hasil penyelidikan petugas labfor guna mengetahui penyebab meluasnya kebakaran tersebut hingga mengakibatkan puluhan Villa Blue Point dan Ocean Wedding di Banjar Suluban Desa Pecatu, Jalan Labuan Sait, Kuta Selatan, Senin (23/7) siang lalu ludes terbakar.
  
“Kami masih menunggu penyelidikan labfor terkait kebakaran Vila Blue Point dan Ocean Wedding,” terang Kapolsek Kuta Selatan Kompol Nengah Patrem dan Kanitreskrim Iptu Muhamad Nurul Andi Yaqin, Selasa (24/7). 
 
[pilihan-redaksi2]
Diterangkannya, saat ini pihaknya belum memeriksa saksi bahkan pemilik villa juga belum melapor. Pun soal adanya dugaan kelalaian, mengingat api muncul dari lokasi pengelasan di Ocean Wedding, Kapolsek Kuta Selatan itu belum berani berkomentar banyak. “Belum bisa dipastikan. Nanti Labfor yang bisa menjelaskan penyebab kebakaran,” tegasnya. 
 
Seketika, dalam waktu satu jam lamanya, Villa Blue Point yang atapnya terbuat dari ilalang hangus terbakar. Sementara saksi karyawan Blue Point Kadek Budiasa menerangkan yang terbakar yakni 14 Blok bangunan beratapkan ilalang terdiri dari 7 Villa dan 5 Building dan satu Pura Les milik warga setempat. Kerugian pun ditaksir puluhan miliaran rupiah. 
 
Sebanyak 14 mobil petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Namun, petugas pemadam banyak menemui kendala. Selain medan perbukitan yang sulit, petugas tidak bisa cepat datang ke TKP karena hidran air jauh. Beruntung dalam kejadian itu, tidak ada korban jiwa. Pasalnya, pascakejadian seluruh wisatawan tidak ada di kamar karena sedang menikmati liburan di luar. (bbn/Spy/rob)  
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami