Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Rai Iswara : Pelatihan Mengatasi Bencana Bagi Pecalang Sebuah Langkah Kreatif
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara mengungkapkan pelatihan dan simulasi penanggulangan bencana bagi pecalang merupakan langkah yang sangat tepat dan kreatif. Pecalang sudah seharusnya tidak saja memahami permasalahan yang berkaitan dengan adat dan agama, tetepi juga haru memiliki pemahaman dan keterampilan dalam membantu penanggulangan bencana khususnya dalam keadaan darurat.
Hal tersebut disampaikan Rai Iswara saat pembukaan pelatihan dan simulasi Bencana di Kota Denpasar di Hotel Oranjje Denpasar selama 3 hari terhitung dari 8-10 Agustus 2018. Pelatihan penanggulangan bencana diikuti 43 peserta dari Forum Pecalang seluruh Desa/Kelurahan di Kota Denpasar.
“Ini merupakan langkah yang tepat untuk menanggulangi, mengatasi dan menanamkan sikap tanggap bencana maupun mempersiapkan diri dalam mengatasi bencana. Karena pecalang merupakan ujung tombak yang tentunya ada di setiap desa, sehingga jika ada bencana para pecalang lebih gampang untuk menghubungi pihak terkait ataupun mengambil langkah awal dari penanggulangan bencana,” ujar Rai Iswara.
Kepala BPBD Kota Denpasar, IB. Joni Ariwibawa yang ditemui di sela-sela acara mengatakan, pelatihan dan penggunaan sarana dan prasarana pasca bencana bertujuan untuk mempercepat pelayanan pada masyarakat yang sedang membutuhkan pertolongan pertama. Mengingat pecalang merupakan pengamanan di masing-masing Desa/Kelurahan sehingga angsung bisa berkoordinasi dengan BPBD Kota Denpasar.
“Tujuan pelaksanaan kegiatan ini merupakan meningkatkan kapasitas dari setiap pecalang-pecalang yang ada di Kota Denpasar, dalam konteks ini merupakan capasity building serta pemahaman dari setiap pecalang akan lebih meningkat”, ujarnya.
Lebih lanjut IB. Joni menjelaskan dalam penanggulangan bencana juga dibutuhkan sinergitas dari masyarakat atau konteks ini Forum pecalang dari masing-masing Desa/Kelurahan dalam mempercepat penjegahan dan penanggulangan serta melatih dalam situasi normal agar kapasitasnya meningkat. “Ketika ada bencana kita bisa menggerakan orang –orang yang sudah terlatih , serta sinergitas antara Pemerintah, Swasta, serta Lembaga Masyarakat bisa saling bahu membahu” tegasnya.[bbn/rls/mul]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan