Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 4 Oktober 2026
Tabanan Hanya Miliki Satu Rekon Penanggulangan Bencana
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Kabupaten Tabanan hingga kini hanya memiliki satu rencana kontijensi (Rekon) penanggulangan bencana. Padahal dengan kondisi geografis yang merupakan perpaduan gunung dan pantai, Tabanan memiliki 11 ancaman bencana diantaranya gempa bumi, tanah longsor, tsunami, angin kencang, dan lainnya.
Kepala Pelaksana BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Made Sucita saat pembukaan Sosialisasi Penyusunan Rencana Kontijensi (Renkon) Bencana di Kabupaten Tabanan pada Kamis (16/8) mengungkapkan adanya 11 ancaman bencana maka seharusnya dilakukan 11 rencana kontijensi. Namun karena keterbatasan dana maka saat ini baru bisa disusun satu renkon yaitu renkon gempabumi yang berpotensi tsunami. Mengingat gempabumi berpotensi tsunami dirasa paling berpotensi terjadi di Kabupaten Tabanan.
“Saat ini, Pemkab Tabanan mendapat bantuan kegiatan dari Badan Nasioal Penanggulangan Bencana (BNPB), berupa kegiatan Kontinjensi ini. Maka Renkon yang pernah disusun tahun 2013 penting kiranya saat ini dilakukan pengkajian ulang dan penyesuaian dokumen. Sehingga diharapkan mampu menjawab kebutuhan disaat Tanggap Darurat”, jelas Sucita.
Sementara sosialisasi penyusunan rencana kontijensi melibatkan 30 instansi. Diharapkan melalui kegiatan ini semua pihak turut serta menyukseskan kegiatan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dengan dukungan data dan informasi serta ikut berpartisipasi. “Oleh karena itu, upaya-upaya penanggulangan bencana seharusnya dilaksanakan dengan melibatkan dunia usaha dan peran aktif seluruh lapisan masyarakat”, ujar Sucita.
Rencana kontijensi adalah suatu proses perencanaan kedepan, dalam keadaan yang tidak menentu. Dimana skenario dan tujuan disepakati, tindakan teknis dan menejerial ditetapkan, dan sistem tanggapan dan pengerahan potensi disetujui bersama untuk mencegah, atau menanggulangi secara lebih baik dalam situasi darurat atau kritis. [bbn/rlstbn/mul]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1154 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 494 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 459 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 416 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 403 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung