Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Kongres ke-18 PDHI, Forum Interaksi dan Diskusi Veteriner
Jumat, 2 November 2018,
09:43 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kongres ke-18 Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) akan menjadi forum penting bagi para dokter hewan dari berbagai negara untuk berinteraksi, dan melakukan diskusi mengenai wacana One Health, kesejahteraan hewan dan topik-topik penting lainnya yang relevan dalam profesi veteriner.
Konferensi yang dirangkaian bersamaaan dengan peringatan 20 tahun Federation of Asian Veterinary Associoations (FAVA) Congress serta Konferensi Ilmiah Veteriner Nasional (KIVNAS) ke-16 ini akan berlangsung mulai 1-3 November 2018 di Nusa Dua, Badung dengan mengusung tema "Mengabdi Kemanusian Melalui Dunia Hewan". President of Indonesian Veterinary Medical Association (IVMA) dan PDHI, Dr.Drh. Heru Setijanto mengatakan hewan dan produk hewan banyak sekali pemanfataannya demi kepentingan manusia.
Para ahli dan kesehatan manusia mencatat peningkatan ancaman penyakit-penyakit menular baru dan penyakit lama yang muncul lagi terhadap rantai makanan dan ekonomi. Termasuk, flora dan fauna yang merupakan keanekaragaman penting pendukung infrastruktur kehidupan dunia. Maka, lanjutnya forum ini sangat penting bagi para dokter hewan dari berbagai negara untuk berinteraksi, dan melakukan diskusi mengenai One Health, Kesejahteraan Hewan dan topik-topik penting lainnya yang relevan dalam profesi veteriner," jelasnya.
Dilanjutkan, profesi dokter hewan merupakan keahlian khusus yang dituntut profesionalisme melalui tindakan, dan keputusan medik, memperoleh imbal jasa, dan harus dapat dipercaya. Serta, dijamin dengan sumpah kode etik dan perijinan dalam layanannya sebagaimana diatur dalam peraturan perundangan.
"Jika dilihat dari pengertian kesehatan menurut UU No.41 tahun 2014 adalah, segala urusan yang berkaitan dengan perlindungam sumber daya hewan, kesehatan masyarakat dan lingkungan, serta penjaminan keamanan produk hewan, kesejahteraan hewan dan peningkatan akses pasar untuk mendukung kedaulatan, kemandirian dan ketahanan pangan asal hewan," paparnya sembari menambahkan dalam kongres ini juga ada forum ilmiah sebagai wadah untuk tingkatkan kompetensi.
"Organisasi profesi haruslah, belajar sepanjang hayat dan harus selalu ada sesuatu yang baru. Maka dari itu, sangat perlu kami melakukan seminar-seminar seperti yang kami lakukan saat ini juga," pungkasnya.
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2304 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026