Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 27 September 2026
Kericuhan di Dwijendra, Siswa Emosi Menolak Petinggi Baru Yayasan Tilep Dana SPP
Kamis, 15 November 2018,
15:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kericuhan yang terjadi di Dwijendra pada Rabu (14/11) siang membuat Ketua Yayasan Dwijendra, MS Chandra Jaya angkat bicara.
Ia menjelaskan peristiwa tersebut terjadi karena menolak dua petinggi baru yayasan yang dilaporkan telah melakukan tindak pidana penyelewengan dana SPP, yakni I Ketut K selaku Ketua Pembina Yayasan Dwijendra dan I Nyoman SN selaku anggota untuk masuk areal Yayasan Dwijendra. Mereka dilempari botol dan batang tanaman.
Peristiwa tersebut, menurutnya dinilai spontanitas saja dimana anak-anak sudah lebih dari 10 tahun juga telah mengetahui bahwa ada pembina yayasan mengunakan uang yayasan dimana saat itu mereka turun mengerumuni ingin mengetahui yang mana orangnya.
"Pada intinya anak-anak ingin mengetahui, yang mana sih orang yang melakukan pengelapan uang tersebut," jelasnya, Kamis (15/11).
Pihaknya tidak mengetahui bahwa mereka akan datang ke Dwijendra karena pada saat itu sudah diingatkan para guru dan juga sedang ada pembelajaran di sekolah. Melihat anak-anak emosional pada saat itu, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka pihaknya meminta agar membawa orang sebagai pemicu keributan tersebut dibawa keluar.
"Ketika pemicu keributan tersebut dibawa keluar, ya selesai. Anak-anak belajar seperti bisa lagi, atau normal," ucapnya.
Dikatakan sesuai dengan peraturan Kementerian Hukum dan HAM No 2 tahun 2016 jadi, inisial W yang mengaku dirinya, sebagai Ketua yayasan dengan akte nomber 12 tersebut telah batal demi hukum.
"Ini sedang diblokir oleh Kementerian Hukum dan HAM jika akte nomor 12 tanggal 12 Maret tersebut dalam waktu 30 hari tidak mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM, maka akte tersebut batal demi hukum," ujarnya.
Ia menambahkan akan berpikir nantinya untuk melakukan konsultasi dengan penasehat hukum guna melakukan tindakan apa yang perlu diambil lebih lanjut.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8480 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5829 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3654 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2483 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026