Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 16 Agustus 2026
BPS: Kunjungan Wisman Tiongkok Turun, Tapi Tetap Mendominasi
Selasa, 4 Desember 2018,
10:39 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Bali mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Bali pada Oktober 2018 tercatat mencapai 517.889 orang kunjungan Angka ini turun sebesar -6,84 persen dibandingkan September 2018 (m to m).
[pilihan-redaksi]
Bila dibandingkan dengan bulan Oktober 2017 (y on y), jumlah wisman ke Bali tercatat mengalami peningkatan sebesar 11,35 persen. Menurut kebangsaan, wisman yang tercatat paling banyak datang ke Bali pada bulan Oktober 2018 yaitu wisman dengan kebangsaan Tiongkok (22,81 persen), Australia (20,45 persen), India (4,76 persen), Inggris (4,68 persen) dan Jepang (4,32 persen).
Bila dibandingkan dengan bulan Oktober 2017 (y on y), jumlah wisman ke Bali tercatat mengalami peningkatan sebesar 11,35 persen. Menurut kebangsaan, wisman yang tercatat paling banyak datang ke Bali pada bulan Oktober 2018 yaitu wisman dengan kebangsaan Tiongkok (22,81 persen), Australia (20,45 persen), India (4,76 persen), Inggris (4,68 persen) dan Jepang (4,32 persen).
Kepala BPS Provinsi Bali, Adi Nugroho mengatakan kendati wisman Tiongkok mengalami penurunan pada Oktober 2018 yakni dengan persentase 22,81% dari sebelumnya September 2018 mencapai 22,91%, secara komposisi negara asal wisman, Tiongkok masih menempati urutan teratas.
"Meski persentase jumlah kunjungan wisman Tiongkok menurun, akan tetapi secara kumulatif jumlah kunjungan wisman asal Tiongkok ke Bali tetap memegang porsi tersebar. Kendatipun, terjadi peningkatan persentase kunjungan wisman dari India sebesar 7,35 persen ternyata belum mampu mengalahkan Wisman Tiongkok yang datang ke Bali," jelasnya.
[pilihan-redaksi2]
"Setelah Tiongkok, baru disusul oleh beberapa kebangsaan wisman dari negara lainnya yang tercatat paling banyak ke Bali pada Oktober 2018," ujarnya.
"Setelah Tiongkok, baru disusul oleh beberapa kebangsaan wisman dari negara lainnya yang tercatat paling banyak ke Bali pada Oktober 2018," ujarnya.
Sedangkan untuk penurunan jumlah wisman yang cukup tinggi berasal dari Malaysia sebesar -37,75 persen, disusul oleh wisman dari Jerman yang mengalami penurunan sebesar -21,96 persen dan Jepang dengan penurunan sebesar -18,57 persen.
"Dari sekian banyak negara tujuan utama yang mengalami penurunan, Negara India mengalami peningkatan jumlah kunjungan wisman sebesar 7,35 persen," tutupnya. (bbn/aga/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4545 Kali
02
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2353 Kali
03
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2006 Kali
04
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1611 Kali
05
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026