Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Warga Kanada Tewas Setelah Loncat dari Atas Jembatan

Rabu, 5 Desember 2018, 22:10 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Beritabali.com, Badung. Diduga depresi, warga negara asing asal Kanada bernama Matthew Charles Bloomfleld (60), nekat meloncat dari atas jembatan di perbatasan antara Desa Cau Belayu, Marga, Tabanan dengan Sangeh, Abiansemal, Badung, Rabu (5/12/2018) siang. Bule yang menginap di Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara itu, tewas dalam kondisi tragis dan ditemukan di bawah jurang pada kedalaman 50 meter.
 
[pilihan-redaksi]
Dugaan bunuh diri ini dibenarkan Kapolsek Abiansemal Kompol Ida Bagus Mertayasa saat dikonfirmasi, Rabu (5/12). Menurutnya, dari pemeriksaan saksi saksi, korban disebutkan mengalami depresi. “Dia meloncat dari atas jembatan dan kemungkinan saat malam atau subuh,” kata Kompol Mertayasa.
 
Aksi bunuh diri ini awalnya diketahui seorang warga, Ketut Ruci (40), asal Banjar Gerana, Sangeh. Saksi sekitar pukul 12.30 Wita melintas di jembatan dan melihat orang mengambang di bawah jembatan. Saksi kemudian mengecek ke bawah jurang di kedalaman 50 meter dan melihat bule Kanada itu tewas dalam posisi tertelungkup di sungai.
 
Tidak hanya itu, di ujung jembatan sebelah timur ditemukan satu unit sepeda motor Honda Varioa DK 7367 LA dan SIM A yang dibawa korban. “Saksi lalu melaporkan ke Polsek Abiansemal,” ucapnya.
 
AKP Mertayasa mengatakan proses evakuasi jenazah korban cukup sulit dan melibatkan satu regu Basarnas dan BPBD Badung. “Proses evakuasi jenazah korban mengalami kesulitan, sebab medannya terjal karena jurangnya cukup dalam dari pinggir sungai dan hujan lebat. Tadi (sore kemarin) sekitar pukul 17.30 baru bisa diangkat ke atas,” beber Mertayasa.
 
[pilihan-redaksi2]
Hasil penyelidikan, di lokasi kejadian polisi menemukan motor yang disewa korban. Motor itu diketahui milik I Komang Ayu Nuadi di Kedewatan, Ubud, Gianyar. “Pemilik motor membenarkan jika korban saat itu depresi. Bahkan, di motor sewaan ditempeli stiker yang berisi namanya dan nomor telfon yang bisa dihubungi, bila terjadi sesuatu terhadap korban,” jelasnya.
 
Informasi lainnya, Charles sementara ini tinggal di Kerobokan dan sebelumnya pernah menginap di Ubud Gianyar. Dalam kesehariannya, korban seperti orang tertekan dan kerap menangis. Tak hanya itu, ada warga yang melihat korban saat malam hari (sebelum ditemukan meninggal) wara-wiri di jembatan itu dengan mengendarai sepeda motor. [bbn/Spy/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami