Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 13 Mei 2026
Desa Punggul, Badung Gelar Jalan Sehat Sambil Pungut Sampah
Jumat, 26 April 2019,
15:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Desa Punggul di Badung menggelar Gerakan Masyarakat (Germas) hidup sehat melalui kegiatan jalan sehat sambil memungut sampah yang ada di seputaran Desa Punggul, Jumat (26/4).
[pilihan-redaksi]
Germas dibuka Camat Abiansemal, I Gst. Ngr Suryajaya didampingi Perbekel Desa Punggul Kadek Sukarma, Bendesa Adat Punggul Nyoman Wijana. Dilanjutkan dengan senam dan sosialisasi tentang aplikasi desa sambil membagikan buah-buahan sehat kepada generasi millenial. Acara jalan sehat diikuti para lansia dan siswa SD yang ada di Desa Punggul. Pada acara sosialisasi juga dibagikan sovenir kepada lansia Desa Punggul.
Germas dibuka Camat Abiansemal, I Gst. Ngr Suryajaya didampingi Perbekel Desa Punggul Kadek Sukarma, Bendesa Adat Punggul Nyoman Wijana. Dilanjutkan dengan senam dan sosialisasi tentang aplikasi desa sambil membagikan buah-buahan sehat kepada generasi millenial. Acara jalan sehat diikuti para lansia dan siswa SD yang ada di Desa Punggul. Pada acara sosialisasi juga dibagikan sovenir kepada lansia Desa Punggul.
Perbekel Desa Punggul Kadek Sukarma ditemui disela-sela acara mengatakan, Germas adalah gerakan masyarakat hidup sehat, yang sudah dilaksanakan setiap bulan. Kegiatan ini sebagai upaya mendukung program pemerintah pusat terkait kebersihan atau mengurangi sampah plastik.
"Dalam kegiatan ini kami bekerjasama dengan Yayasan Punggul Hijau yang bergerak dibidang pelestarian lingkungan dan penanganan sampah plastik," jelasnya.
[pilihan-redaksi2]
Sampah plastik yang dikumpulkan oleh masyarakat dapat diolah berupa kerajinan yang bernilai ekonomis. Kedepannya gerakan ini akan terus berlanjut, karena masyarakat sangat antusias sekali menjaga kebersihan desa dan mengurangi jumlah sampah plastik yang berdampak sangat berbahaya bagi masyarakat.
Sampah plastik yang dikumpulkan oleh masyarakat dapat diolah berupa kerajinan yang bernilai ekonomis. Kedepannya gerakan ini akan terus berlanjut, karena masyarakat sangat antusias sekali menjaga kebersihan desa dan mengurangi jumlah sampah plastik yang berdampak sangat berbahaya bagi masyarakat.
Ditambahkan, di tahun 2019 ini, Desa Punggul juga akan meresmikan dibangunnya TPST sebagai tempat pengolahan sampah terpadu dengan kolaborasi dengan Yayasan Punggul Hijau yang akan mengelola sampah-sampah yang ada, yang tentunya akan menjadi produk-produk yang bermanfaat dan mempunyai nilai jual.
"Kemudian di tahun ini juga kami menganggarkan program tempat sampah untuk sampah organik dan anorganik kepada semua KK yang ada di desa Punggul," tambahnya. (bbn/humasbadung/rob)
Berita Premium
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1170 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 911 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 741 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 680 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026