Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 28 September 2026
Desa Punggul, Badung Gelar Jalan Sehat Sambil Pungut Sampah
Jumat, 26 April 2019,
15:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Desa Punggul di Badung menggelar Gerakan Masyarakat (Germas) hidup sehat melalui kegiatan jalan sehat sambil memungut sampah yang ada di seputaran Desa Punggul, Jumat (26/4).
[pilihan-redaksi]
Germas dibuka Camat Abiansemal, I Gst. Ngr Suryajaya didampingi Perbekel Desa Punggul Kadek Sukarma, Bendesa Adat Punggul Nyoman Wijana. Dilanjutkan dengan senam dan sosialisasi tentang aplikasi desa sambil membagikan buah-buahan sehat kepada generasi millenial. Acara jalan sehat diikuti para lansia dan siswa SD yang ada di Desa Punggul. Pada acara sosialisasi juga dibagikan sovenir kepada lansia Desa Punggul.
Germas dibuka Camat Abiansemal, I Gst. Ngr Suryajaya didampingi Perbekel Desa Punggul Kadek Sukarma, Bendesa Adat Punggul Nyoman Wijana. Dilanjutkan dengan senam dan sosialisasi tentang aplikasi desa sambil membagikan buah-buahan sehat kepada generasi millenial. Acara jalan sehat diikuti para lansia dan siswa SD yang ada di Desa Punggul. Pada acara sosialisasi juga dibagikan sovenir kepada lansia Desa Punggul.
Perbekel Desa Punggul Kadek Sukarma ditemui disela-sela acara mengatakan, Germas adalah gerakan masyarakat hidup sehat, yang sudah dilaksanakan setiap bulan. Kegiatan ini sebagai upaya mendukung program pemerintah pusat terkait kebersihan atau mengurangi sampah plastik.
"Dalam kegiatan ini kami bekerjasama dengan Yayasan Punggul Hijau yang bergerak dibidang pelestarian lingkungan dan penanganan sampah plastik," jelasnya.
[pilihan-redaksi2]
Sampah plastik yang dikumpulkan oleh masyarakat dapat diolah berupa kerajinan yang bernilai ekonomis. Kedepannya gerakan ini akan terus berlanjut, karena masyarakat sangat antusias sekali menjaga kebersihan desa dan mengurangi jumlah sampah plastik yang berdampak sangat berbahaya bagi masyarakat.
Sampah plastik yang dikumpulkan oleh masyarakat dapat diolah berupa kerajinan yang bernilai ekonomis. Kedepannya gerakan ini akan terus berlanjut, karena masyarakat sangat antusias sekali menjaga kebersihan desa dan mengurangi jumlah sampah plastik yang berdampak sangat berbahaya bagi masyarakat.
Ditambahkan, di tahun 2019 ini, Desa Punggul juga akan meresmikan dibangunnya TPST sebagai tempat pengolahan sampah terpadu dengan kolaborasi dengan Yayasan Punggul Hijau yang akan mengelola sampah-sampah yang ada, yang tentunya akan menjadi produk-produk yang bermanfaat dan mempunyai nilai jual.
"Kemudian di tahun ini juga kami menganggarkan program tempat sampah untuk sampah organik dan anorganik kepada semua KK yang ada di desa Punggul," tambahnya. (bbn/humasbadung/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8508 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5852 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3670 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2499 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026