Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 17 Agustus 2026
Kapolda Bali: Pengendara Motor Harusnya Bukan Pakai Udeng, Helm Disimpan
Senin, 29 April 2019,
22:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose mengakui penyebab tingginya kecelakaan lalu lintas di Bali, karena ketidakpatuhan berlalu lintas. Salah satu contoh tingginya kecelakaan lalu lintas karena pengendara sepeda motor.
[pilihan-redaksi]
“Pengendara motor di Bali rata-rata kalau ada keagamaan, harusnya udengnya disimpan. Bukan memakai udeng, helmnya disimpan. Sehingga banyak kecelakaan terutama kendaraan bermotor,” bebernya.
“Pengendara motor di Bali rata-rata kalau ada keagamaan, harusnya udengnya disimpan. Bukan memakai udeng, helmnya disimpan. Sehingga banyak kecelakaan terutama kendaraan bermotor,” bebernya.
Irjen Golose berjanji akan pelan-pelan merubah hal ini untuk tujuan keselamatan. “Ini sebenarnya bisa dirubah pelan-pelan. Kalau saya lihat trend penurunan bukan peningkatan tapi penurunannya luar biasa di Bali,” sebutnya dalam giat Operasi Keselamatan Agung 2019 yang berlangsung di halaman Mapolda Bali, Senin (29/4).
Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose menegaskan, tingkat ketidakpatuhan berlalu-lintas sangat tinggi di Bali. Salah satu pelanggar terbanyak adalah kaum millennial yang usianya antara 17 tahun hingga 35 tahun.
Didampingi Direktur Ditlantas Polda Bali Kombespol AA Made Sudana, Irjen Golose menegaskan, Operasi Keselamatan ini dilaksanakan untuk menjaga, memberikan edukasi serta pencerahan kepada masyarakat dalam berlalulintas. Diharapkan, dalam pelaksanaannya menjadikan Bali sebagai model tertib berlalulintas.
[pilihan-redaksi2]
“Karena berbicara Operasi Keselamatan, tentunya target yang saya bebankan kepada Direktur Lantas adalah menurunkan angka kematian, angka kecelakaan yang mengakibatkan luka berat,” ujar jenderal asal Manado Sulawesi Utara ini.
“Karena berbicara Operasi Keselamatan, tentunya target yang saya bebankan kepada Direktur Lantas adalah menurunkan angka kematian, angka kecelakaan yang mengakibatkan luka berat,” ujar jenderal asal Manado Sulawesi Utara ini.
Irjen Golose mengatakan, pihaknya sering menegaskan agar dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan yang dulu dikenal dengan Operasi Simpatik ini, bisa berjalan dengan baik. Apalagi untuk daerah Bali sebagai etalase dunia pariwisata yang merupakan pagar dan halaman depan Indonesia.
“Di Bali, banyak turis yang datang, dan kita sebagai bangsa Indonesia yang mau tertib bersama-sama menjaga budaya keselamatan berlalulintas,” tegasnya.(bbn/Spy/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4562 Kali
02
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2363 Kali
03
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2016 Kali
04
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1628 Kali
05
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1068 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026