Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Pola Makan Berpengaruh Terhadap Kesehatan Kulit
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pola makan memberi pengaruh yang besar terhadap kesehatan kulit, karena makanan yang dimakan akan memberi nutrisi pada kulit. Apalagi selama ini terdapat kecenderungan makanan instan menjadi alternatif pengganti makanan sehat karena dirasa dapat menghemat waktu, tenaga dan terkadang biaya.
[pilihan-redaksi]
“Buah dan sayur merupakan makanan yang baik untuk menutrisi kulit terutama yang mengandung antioksidan, vitamin C serta vitamin E. Konsumsi air putih yang cukup juga perlu diperhatikan untuk menjaga kelembapan kulit,” jelas dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Ketut Kwartantaya, Sp. KK saat ditemui di tempat prakteknya pada Jumat (24/5).
Menurut Kwartantaya, makanan seperti mie instan dan junk food memiliki efek yang tidak baik bagi kesehatan pencernaan dan kondisi kulit secara tidak langsung.
Makanan sejenis itu tidak memiliki vitamin dan nutrisi yang cukup bagi tubuh. Justru akan membuat kulit lama kelamaan menjadi kusam, seiring dengan bertambahnya usia.
“Pola makan sehat dengan buah dan sayur yang cukup ini harus diterapkan sejak dini, semakin bertambah usia harus semakin digencarkan pola makan semacam ini. Jika pola makan tidak diperhatikan dan tidak menerapkan pola makan sehat, kulit dapat menjadi kusam dan kering. Selain itu, pemakaian tabir surya dan pakaian tertutup saat beraktivitas diluar ruangan juga diperlukan,” ujar dokter yang berpraktek di kawasan Pemecutan Denpasar ini.
[pilihan-redaksi2]
Salah satu orang yang merasakan langsung perbedaan langsung dari sebelum dan sesudah menerapkan pola makan sehat ini adalah seorang mahasiswi berusia 19 tahun bernama Indira Rikma Suryani.
“Aku dari kecil gapernah makan buah sama sayur, engga tau kenapa gak bisa aja sama sekali. Termasuk bulir kecil aku gabisa konsumsi. Mamaku juga engga pernah memaksa,” kata Indira.
Sejak 3 bulan terakhir, Indira merasa harus mengubah pola makan demi kesehatan tubuhnya jangka panjang nanti. Ia mulai mengonsumsi buah dan sayur setiap harinya.
Saat sarapan, Ia meminum jus buah, makan siang dengan nasi merah dilengkapi lauk non goreng serta sayuran dan untuk makan malam kembali mengkonsumsi makanan seperti saat makan siang dilengkapi jus buah.
“Efeknya banyak banget, pencernaan jadi lancar, lebih ringan, kulit terutama di bagian muka jauh lebih cerah, dulu kusam, sekarang keliatan sehat dan tenaga lebih fit siap buat ngelakuin aktivitas. Kalo dulu selalu lemes dan badan selalu berat rasanya,” tutur Indira. [bbn/unud/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1191 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 928 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 758 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 692 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik