Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 23 Juli 2026
Beji Waringin 7 Desa Kapal
Selasa, 30 Juli 2019,
02:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beji Waringin Pitu Tempat Meruwat Dan Penyembuh Penyakit
Mungkin belum banyak yang mengenal keberadaan Beji Waringin Pitu, tempat ini memiliki 7 buah pancuran yang berasal dari 3 sumber mata air, diyakini oleh masyarakat luas sebagai tempat suci yang diperuntukkan sebagai tempat melukat atau tempat untuk meruwat segala bentuk kemalangan manusia, bisa menyucikan jasmani dan rohani.
.
Di tempat ini sebuah pura yang bernama Pura Waringin Pitu, pura ini sebagai tempat pemujaan Dewa Wisnu dan Batari Gangga. Batari Gangga juga dikenal sebagai Batari Manik Galih ketika beliau menunjukkan kekuasaannya dalam proses pengobatan atau metambaan. Seperti namanya Beji Waringin Pitu, beji adalah sebuah tempat pemandian yang berada di dekat sumber air dan terdapat tempat suci pura atau pelinggih, waringin berarti pohon beringin, yang mana di tempat ini ada sebuah pohon beringin besar yang menaungi beji dan pemandian tersebut, sedangkan pitu berarti tujuh, sesuai dengan jumlah pancuran yang ada di tempat ini.
.
Jika anda berkunjung ke Beji Waringi Pitu, suasananya sangat nyaman dan damai. Lokasi pemandian berada di pinggir sungai Yeh Penet, masih banyak rimbunan pepohonan serta sebuah pohon beringin besar yang menjadi perindang membuat suasananya menjadi asri dan damai, ditambah lagi tujuh buah pancuran yang mengalir sangat jernih. Adapun relief tersebut, mulai dari pancuran sebelah kiri, sebagai berikut :
1. Aksara Ang – Ung, simbul untuk lubang pada pori-pori kulit yang berhubungan dengan panas dan udara.
2. Aksara Mang, melambangkan sang Hyang chandra, simbol untuk lubang mata
3. Aksara Ongkara, melambangkan kekuatan dewa Siwa sebagai simbol lubang mulut.
4. Aksara Mangkara, melambangkan kekuatan dewa Iswara, sebagi simbol hidung
5. AKsara Ungkara, sebagai kekuatan Dewa Wisnu untuk simbol telinga
6. Aksara Akara Ang/ah, sebagai kekuatan Dewa Brahma disimbolkan dengan lubang kemaluan
7. Aksara Akara Ang/ah, sebagai kekuatan Dewa Brahma disimbolkan dengan lubang anusAdapun relief tersebut, mulai dari pancuran sebelah kiri,
8. Aksara Ang – Ung, simbul untuk lubang pada pori-pori kulit yang berhubungan dengan panas dan udara.
9. Aksara Mang, melambangkan sang Hyang chandra, simbol untuk lubang mata
10. Aksara Ongkara, melambangkan kekuatan dewa Siwa sebagai simbol lubang mulut.
11. Aksara Mangkara, melambangkan kekuatan dewa Iswara, sebagi simbol hidung
12. AKsara Ungkara, sebagai kekuatan Dewa Wisnu untuk simbol telinga
13. Aksara Akara Ang/ah, sebagai kekuatan Dewa Brahma disimbolkan dengan lubang kemaluan
14. Aksara Akara Ang/ah, sebagai kekuatan Dewa Brahma disimbolkan dengan lubang anus
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/gus
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3795 Kali
02
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1465 Kali
03
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1454 Kali
04
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1402 Kali
05
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1306 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026