Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 11 Mei 2026
Upaya Pemkab Klungkung Menata Objek Wisata di Nusa Penida
Kamis, 19 September 2019,
14:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Pemkab Klungkung terus melakukan berbagai upaya dengan mengambil langkah-langkah untuk menata objek wisata yang ada di pinggir pantai maupun tempat objek wisata lainnya di Nusa Penida agar wisatawan yang berkunjung bisa merasa nyaman dan aman saat berkunjung.
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut diungkapkan ketika Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra menugaskan masing-masing Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang rapat Kantor Bupati Klungkung, Kamis (19/9/2019) Pagi.
Hal tersebut diungkapkan ketika Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra menugaskan masing-masing Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang rapat Kantor Bupati Klungkung, Kamis (19/9/2019) Pagi.
Dalam rapat tersebut, Bupati Suwirta menyampaikan berbagai upaya akan segera dilakukan Pemkab Klungkung untuk menata objek wisata, langkah pertama yang dilakukan untuk tahun 2020 destinasi wisata yang ada di Nusa Penida seperti Pantai Atuh, Pantai Crystal Bay, Pantai Billabong, Pasih Uwug, Klingking Beach, Pantai Devil’s Tears maupun objek wisata yang lainnya semua akan dibuatkan perencanaan menyeluruh baik itu sarana prsarana fasilitasnya, infrastrukturnya maupun keamanannya.
“Berbagai upaya akan dilakukan Pemkab Klungkung untuk menata tempat objek-objek wisata khususnya yang ada di Nusa Penida, langkah ini dilakukan agar nantinya wisatawan yang berkunjung tidak hanya sekedar lewat saja tetapi bisa merasakan rasa nyaman dan aman saat berkunjung,” Ujar Bupati Suwirta.
Lebih lanjut, menyikapi situasi sekarang khususnya di tanah negara yang ada areal pinggir pantai masih banyak ada investor maupun masyarakat membangun langkah yang akan dilakukan yakni membuat badan jalan dan jalan lingkar dari Banjar Nyuh hingga ke Sental. Setelah nantinya ada jalan lingkar, maka tanah-tanah negara yang banyak dibangun tempat penginapan maupun lainnya bisa kita invetarisir dengan baik.
[pilihan-redaksi2]
“Hal ini akan segera kita dilakukan, jalan keluarnya kita akan konsultasi terlebih dahulu dengan Badan Pertanahan, jika memungkinkan maka tanah tersebut akan disertifikatkan atas nama Pemerintah Daerah sehingga lebih lanjut yang membangun di tempat tersebut bisa menyewa nanti kepada Pemerintah Daerah,” Harap Bupati Suwirta.
“Hal ini akan segera kita dilakukan, jalan keluarnya kita akan konsultasi terlebih dahulu dengan Badan Pertanahan, jika memungkinkan maka tanah tersebut akan disertifikatkan atas nama Pemerintah Daerah sehingga lebih lanjut yang membangun di tempat tersebut bisa menyewa nanti kepada Pemerintah Daerah,” Harap Bupati Suwirta.
Selain itu, Bupati asal Nusa Ceningan ini menambahkan setelah nantinya penataan objek wisata ini terlaksana dengan baik, selanjutnya pihaknya akan lebih menertibkan retribusi di masing-masing tempat objek wisata. “Langkah ini kita lakukan agar penataan objek bisa tertata khusus sehingga objek itu benar-benar layak bisa dikunjungi dan tentu wisatawan juga bisa semakin senang,” Kata Bupati Suwirta. (bbn/humasklungkung/rob)
Berita Premium
Reporter: Humas Klungkung
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1073 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 854 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 674 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 625 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026