Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 7 Oktober 2026
TPA Suwung Kembali Normal, Pengangkutan Sampah di Kota Denpasar Lancar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Bali (Sarbagita) Suwung yang sebelumnya sempat mengalami kendala operasional kini kembali beroperasi normal. Berdasarkan pemantauan di lapangan pada Selasa (29/10) terlihat truk pengangkut sampah sudah dapat melaksanakan operasional. Silih berganti truk sampah yang berasal dari Kota Denpasar membuang sampah di TPA Suwung.
Kembali normalnya akses di TPA Suwung tentunya berdampak positif bagi Kota Denpasar. Dimana, akibat ditutupnya akses tersebut sebelumnya terjadi penumpukan sampah di beberapa TPSS di Kota Denpasar. Namun saat ini, hal tersebut telah kembali normal dengan pelaksanaan pengangkutan secara bergilir.
Kepala DLHK Kota Denpasar, I Ketut Wisada saat diwawancarai di sela pemantauan lapangan menjelaskan bahwa saat ini proses pengangkutan sampah dari TPSS di Kota Denpasar menuju TPA Suwung telah berjalan lancar. Hal ini tentunya disikapi dengan sigap oleh seluruh jajaran DLHK dengan melaksanakan pengangkutan sampah secara bergiliran.
“Kami kerahkan semua truck armada pengangkut untuk mengatasi luberan sampah sebelumnya,” kata Wisada.
Lebih lanjut dijelaskan, guna memaksimalkan pengangkutan sampah ini turut dikerahkan 370 personel yang disertai dengan 45 Armada milik DLHK, dibantu 7 Armada Perkim dan 3 Armada milik PUPR Kota Denpasar. Tentunya hal ini tak lepas dari sinergitas bersama serta koordinasi lintas sektor baik dari Walikota Denpasar yang hadir langsung pada malam harinya, dan Wakil Walikota
“Astungkara besok (hari ini, red) sudah bisa kita tuntaskan untuk pengangkutan sampah di TPSS atau penampungan lainya,” ujar Wisada.
Wisada juga berharap, besarnya tantangan penanganan sampah, khususnya yang berakhir di TPA menjadi tanggung jawab bersama. Karenanya pihaknya turut menghimbau kepada masyarakat untuk melaksanakan pemilahan sampah mulai dari hulu, yakni umah tangga. Sehingga dapat meminimalisir sampah menuju TPA.
“Tentu ini tugas bersama untuk ikut andil mengatasi masalah sampah dengan memilah serta mengolah sampah, yang organik dapat menjadi kompos dan yang anorganik dapat dikumpulkan dan ditabung dalam bank sampah yang telah tersebar di seluruh wilayah Kota Denpasar,” pungkasnya.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1436 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1215 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 664 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 558 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 528 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung