Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 12 Mei 2026
Siswa Denpasar Antusias Ikuti Belajar di Luar Kelas
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Denpasar, I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti mengatakan seluruh siswa antusiasme mengikuti kegiatan "Outdoor Classroom Day (OCD)" atau belajar di luar kelas, serangkaian memperingati Hari Anak Internasional. Hal tersbut disampaikannya Jumat (8/11) di Denpasar.
[pilihan-redaksi]
"Kegiatan OCD untuk mengajarkan anak untuk lebih bertanggung jawab serta dilatih untuk mandiri. Hal ini untuk mendukung Sekolah Ramah Anak yang pada akhirnya mewujudkan Denpasar sebagai Kota Layak Anak," kata Laksmi Dharmayanti di sela memantau kegiatan OCD di Denpasar.
Ia mengatakan kegiatan OCD ini menyasar seluruh sekolah di Denpasar mulai dari pendidikan taman kanak-kanak (TK) hingga SMP. Kegiatan OCD dirangkaikan dengan peringatan hari Anak Internasional yang diperingati setiap bulan November.
Menurut Laksmi Dharmayanti, program OCD ini merupakan program pemerintah pusat yang dilaksanakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Program tersebut terdiri dari tiga jam pembelajaran di luar kelas untuk membuat anak tidak jenuh, menumbuhkan kreativitas, menggalakkan olahraga tradisional dan permainan tradisional.
"Sekitar tiga jam pembelajaran di luar kelas membuat anak tidak jenuh dan menumbuhkan kreativitas. Menggalakkan kembali olahraga tradisional dan permainan tradisional yang dulu pernah kita mainkan," ucapnya.
Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Pemkot Denpasar Tresna Yasa mengatakan kegiatan OCD merupakan kegiatan inovasi sehingga anak-anak tidak jenuh dalam belajar di kelas.
Dikatakan dalam pelaksanaan program OCD, anak-anak dididik melaksanakan pergaulan yang sehat sempai mengisi kegiatan dengan berbagai permainan. Seperti yang dilaksanakan di SDN 26 Pemecutan, Peraih Penghargaan Sekolah Ramah Anak Tingkat Nasional Tahun 2019.
Kepala Kepala Sekolah SDN 26 Pemecutan, Drs. I Ketut Sukayasa, M.Pd.H menyampaikan kegiatan OCD sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemandirian anak. Mengingat melalui kegiatan ini anak-anak dilatih berbagai kegiatan seperti kerja sama, diskusi sampai penanaman pola hidup bersih dan sehat.
"Program OCD saya kira sangat tepat dilaksanakan diera sekarang. Anak-anak milenial menghadapi tantangan yang sangat luar biasa terutama masalah karakter," ucapnya.
Karena melalui belajar luar sekolah akan lebih meningkatkan rasa kebersamaan dengan sesama siswa. Disamping juga membuat lebih cinta terhadap lingkungan namun tetap menghasilkan prestasi yang diharapkan di bidang pendidikan. Pendidikan luar sekolah menurut Sukayasa lebih menekankan pada kebersamaan yang saat ini anak-anak lebih sering mengarah pada kegiatan individu akibat adanya gadget.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1120 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 883 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 706 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 655 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik