Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 2 Oktober 2026
Usai Dilaporkan ke Polda Bali, Pihak Arya Wedakarna Sulit Dihubungi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Setelah dilaporkan kepada pihak kepolisian, terkait persoalan kerajaan fiktif Majapahit di Bali dan pelecehan terhadap Sulinggih, pihak Arya Wedakarna sulit dihubungi saat berupaya mencari konfirmasi.
[pilihan-redaksi]
Saat tim Beritabali.com mencoba menghubungi via aplikasi pesan Whatsapp dan telpon melalui staf ajudannya beberapa kali tidak direspon dan diangkat.
Seperti diketahui senator Arya Wedakarna, Selasa (21/01/2020) dilaporkan dengan dua tuduhan yakni pertama, adanya laporan dugaan keberadaan raja Majapahit fiktif di Bali ini berasal dari berbagai komponen masyarakat seperti lembaga Sandhimurti, Pusat Koordinasi Hindu Indonesia, dan Forum Surya Majapahit.
Meski berasal dari berbagai komponen masyarakat, tapi tujuan mereka sama yakni melaporkan adanya dugaan raja dan kerajaan fiktif yakni raja dan kerajaan Majapahit Cabang Bali dengan terlapor Arya Wedakarna (AWK). Laporan diserahkan kepada petugas direktorat reserse umum Polda Bali untuk diproses lebih lanjut.
Menurut pihak pelapor, laporan ini dilakukan karena ada unsur penipuan dan pembodohan masyarakat dengan adanya pengakuan sebagai raja dan kerajaan Majapahit cabang Bali yang diduga fiktif. Laporan ke Polda Bali lebih dominan pada tujuan pelurusan sejarah dan bukan bertujuan mengkriminalkan terlapor (AWK).
Sedangkan laporan kedua, berasal dari, Pusat Koordinasi Hindu Indonesia (Puskor Hindunesia) yang melaporkan Arya Wedakarna ke Polda Bali atas laporan melecehkan dan menghina sulinggih atau pendeta Hindu.
"Puskor Hindunesia hari ini melaporkan kasus pelecehan dan penghinaan sulinggih yang dilakukan Arya Wedakarna saat darmawacana 22 Desember 2019 lalu. Kami tekankan bahwa kami selaku umat Hindu sangat merasa dilecehkan oleh ucapannya, dimana dia yang mengaku tokoh Hindu tapi malah menyumpah sulinggih agar cepat mati atau madak pang enggal mati," ujar pelapor yang juga Ketua Puskor Hindunesia, Ida Bagus Susena, saat ditemui di Polda Bali.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 458 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 363 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 295 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 270 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 242 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar