Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Dikira Mabuk dan Tidur, Akhirnya Tewas Karena Tak Ada yang Berani Mendekat
WNA Tewas di Jalan Imam Bonjol
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hingga kini belum diketahui pasti, apakah wisatawan asing yang tewas di depan Angkringan Pring di Jalan Imam Bonjol Denpasar Barat, Minggu (15/3/2020) siang, adalah korban virus Corona. Namun dari keterangan sejumlah saksi, bule pria itu awalnya terlihat mabuk lalu tertidur sebelum akhirnya tewas di atas sepeda motornya.
Hingga kini tidak ada yang mengetahui pasti penyakit apa yang diderita pria warga asing tersebut. Juga penyebab kematiannya.
Bahkan warga juga tidak berani mendekat ke lokasi karena takut terjangkit virus mematikan tersebut.
"Saat evakuasi, warga takut tidak berani mendekat karena sekarang ini merebak virus Corona," ungkap sumber di lokasi kejadian.
Sejumlah saksi mata menerangkan, bule pria itu ditemukan tewas di atas sepeda motor Honda Karisma DK 4267 FL. Ia ditemukan persis di depan angkringan Pring, sebelah selatan simpang Teuku Umar Barat, Denpasar Barat, Minggu (15/3) sekitar pukul 13.30 Wita.
Sebelum ditemukan tewas, warga sempat melihat korban mengendarai motor dalam kondisi tidak mengenakan baju. Hanya mengenakan celana pendek warma hitam dan sepatu warna hitam.
Bule itu datang dari arah utara ke selatan. Setibanya di lokasi, ia mendadak mengalami kejang-kejang dan terlihat hendak muntah. Bahkan ada warga mengira pria warga negara asing itu habis mabuk di suatu tempat.
Tak lama bule tersebut seperti sedang tertidur di atas sepeda motor. Namun ternyata ia telah tewas saat dicek petugas medis.
"Awalnya dikira tidur tapi ternyata sudah tewas," ujar sumber.
Selanjutnya, sekitar pukul 17.00 Wita, petugas dari rumah sakit Wangaya Denpasar lengkap dengan Alat Pelindung Diri (APD), tiba di lokasi kejadian untuk mengevakuasi jasad korban.
Melihat petugas medis datang, warga memilih menjauh karena petugas datang dengan mengenakan kostum Alat Pelindung Diri (APD) layaknya menangani pasien Corona. Sejurus kemudian, jenasah dilarikan ke RSUP Sanglah Denpasar.
"Korban sudah dievakuasi ke Sanglah. Korban sudah meninggal," terang IB Joni Arimbawa selaku Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (15/3/2020).
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3362 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1284 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 801 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan