Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Pengrajin Kain di Denpasar Beralih Produksi Masker
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kelangkaan Alat Pelindung Diri (APD), khususnya masker di pasaran membuat Asosiasi Bordir, Endek dan Songket (Asbest) Kota Denpasar tergerak untuk ikut andil memproduksi alat pelindung diri ini. Alhasil, asosiasi yang terdiri atas 50 UKM di Kota Denpasar sukses memproduksi sedikitnya 150 masker per hari dari satu UKM.
[pilihan-redaksi]
Ketua Umum Asbest Kota Denpasar, Ni Wayan Ria Mariani atau yang akrab disapa Rhea Cempaka ini saat dikonfirmasi Sabtu (28/3) menjelaskan bahwa kelanggkaan APD, khususnya masker membuat harga di pasaran semakin melonjak. Guna mengurangi beban masyarakat dan memastikan ketersediaan masker, UKM yang tergabung dalam Asbest ikut andil memproduksi masker berbahan kain.
“Tujuan awal hanya membantu teman-teman di Asbest agar tenaga kerja tidak banyak dirumahkan, karyawan ada kerjaaan, walau situasi seperti ini semua anggota tetap bisa berbuat sesuatu dan tidak diam, dengan langkanya masker di pasaran dan kita mengerti akan bahan yangg nyaman serta memiliki tenaga jahit maka timbul ide untuk membuat masker dari bahan kain,” ujarnya.
Pihaknya mengatakan bahwa produk masker ini memang tetap dipasarkan, namun dengan harga sesuai standar di pasaran. Hal ini lantaran sebagai wujud kepedulian dan rasa kemanusiaan dengan sesama tanpa mengambil untung yang banyak.
“Harga kita terjangkau dengan bahan yang nyaman dan tidak pengap, sekitar Rp. 10 ribu per pcs, atau 1 pak isi 5 kami jual Rp. 50 ribu, dan sehari satu UKM kami mampu memproduksi 150 pcs masker berbahan kain dengan bahan yang nyaman,” ujarnya.
“Tentu kami berharap UKM di Kota Denpasar tetap bisa jalan dan menggeliat di tengah situasi seperti ini (wabah virus corona), perlu dukungan pemerintah untuk membantu UKM memasarkan masker maupun APD lainnya sehingga semua bisa berjalan baik,” paparnya.
Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai selaku juru bicara Pemerintah Kota Denpasar memberikan apresiasi kepada UKM Asbest Kota Denpasar yang telah memproduksi masker. Dimana, hal ini sangat memberikan kemudahan bagi masyarakat di tengah langkanya masker di pasaran.
Dewa Rai mengatakan, selain memenuhi ketersediaan masker di pasaran, diharapkan partisipasi dari Asbest ini mampu menjaga stabilitas harga masker di pasaran. Sehingga masyarakat tidak resah dan panik.
“Tentu kami di Pemkot Denpasar sangat mengapresiasi peran Asbest dalam memproduksi masker, sehingga dapat menjamin ketersediaan dan menjaga stabilitas harga di pasaran,” paparnya.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1177 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 917 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 749 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 685 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik