Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Satu PDP Asal Karangasem Meninggal di RSUD Klungkung
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Satu Pasien Dalam Pengawasan asal Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Karangasem, dinyatakan meninggal, Selasa (7/7/2020) pagi.
[pilihan-redaksi]
Awalnya pasien berusia 19 tahun ini, sempat dirujuk ke RSUD Klungkung, dalam kondisi sudah kritis. Dia sempat menjalani perawatan serius di RSUD Klungkung. Namun, nyawanya tidak terselamatkan.
“Pasien masuk ke RSUD Klungkung, Senin (6/7) malam sekitar pukul 19.00 WITA, saat masuk sudah dalam keadaan shock. Analisa medis pada pasien sudah menunjukkan kondisinya kritis,” kata Direktur RSUD Klungkung dr. Nyoman Kesuma Selasa (7/7/2020).
Dari riwayat kesehatannya, korban mengalami panas tinggi dan batuk sejak empat hari sebelumnya. Sebelum menyandang status PDP, pasien bernisial GAA ini sebelumnya sudah sempat menjalani rapid test. Saat itu, hasilnya reaktif sehingga, dia lanjut menjalani test swab.
Tetapi, kata dr. Kesuma, hasil test swabnya belum keluar. Sehingga, lanjutnya, belum dapat dipastikan apakah dia meninggal dalam kondisi positif COVID-19 atau negatif. Saat berada di UGD RSUD Klungkung, dr. Kesuma mengatakan petugas medis berupaya keras melakukan penanganan dengan prinsip penanganan gawat darurat ABC.
Yakni, Airway atau penanganan cepat terhadap jalur pernapasan, Breath atau penanganan pada pernapasannya dan Circulation atau memastikan sirkulasi darah pada tubuhnya, agar darah dan cairan lain pada tubuhnya stabil. Tetapi, kondisinya yang sudah kritis, membuat nyawanya tak tertolong lagi.
Dia meninggal Selasa (7/7/2020) pagi sekitar pukul 05.54 wita. Jenazahnya langsung diantar ke kampungnya di Desa Gegelang. Karena statusnya PDP, maka penanganan pemulasaraan jenazahnya dilakukan dengan menerapkan standar pencegahan COVID-19. Belum diketahui dia diduga tertular dari klaster penyebaran yang mana. Tetapi, melihat tempat tinggalnya di Desa Besan, dr. Kesuma mengatakan kalau Desa Besan, memang sudah masuk zona merah.
Saat ini, Ruang Isolasi RSUD Klungkung masih merawat sebanyak 58 pasien positif COVID-19. Jumlah ini terus berkurang, karena seiring dengan keluarnya hasil swab kedua yang menyatakan negatif COVID-19 pada sejumlah pasien, sehingga satu per satu pasien sudah dipulangkan. Dalam situs resmi COVID-19 Klungkung, per 6 Juli 2020, sejak kemunculan COVID-19 di Klungkung, sudah ada 191 kasus positif COVID-19. Dimana 114 orang di antaranya masih dalam perawatan dan 77 orang lagi sudah dinyatakan sembuh.
Reporter: bbn/klk
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8519 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5863 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3681 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2510 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar