Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 3 Mei 2026
Kebun Raya Bedugul Batasi Jumlah Kunjungan, Pengunjung Nyaman
BERITABALI.COM, TABANAN.
Setelah dibukanya pariwisata di Pulau Dewata saat pandemi Covid-19 pengelola Kebun Raya Bedugul di Desa Candikuning, Baturiti, Tabanan melakukan pembatasan kunjungan.
Objek wisata dengan luas 157 hektar ini memang menjadi favorit warga untuk menikmati suasana alam bebas bersama keluarga.
“Saat ini kami batasi sekitar 300 kendaraan roda empat dengan perkiraan 2.000 pengunjung,” kata Kepala Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Eka Karya Bali, Didit Okta Pribadi Minggu, (23/8).
Ia menyebutkan, kendaraan pribadi hanya bisa masuk saat libur atau akhir pekan. Pada hari biasa, selama pandemi Covid-19 tidak diperkenankan.
Sebelum Corona jumlah kendaraan pengunjung yang masuk ke kawasan Kebun Raya saat hari libur bisa mencapai 500 unit. Jumlah pengunjung bisa mencapai hampir 5.000 orang
Didit Okta Pribadi menyebutkan, pembatasan tersebut mendapatkan apresiasi dari pengunjung karena mereka merasa tenang dan nyaman berwisata ke tempat yang tidak begitu ramai.
“Pengunjung malah suka jika tidak terlalu ramai,” ujarnya.
Pembatasan kunjungan ini dinilai oleh pengunjung adalah hal yang positif, karena saat masa pandemi covid-19 mereka cenderung lebih nyaman ketika beriwisata ke tempat yang tidak begitu ramai.
Hal tersebut diungkapkan oleh seorang pengunjung Kebun Raya Bedugul, Sinta Indiranti, (28) yang mengaku nyaman liburan mengajak anaknya yang masih balita.
“Lebih nyaman karena tidak terlalu ramai dengan pembatasan kendaraan,” ujarnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 312 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 303 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang