Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 12 Mei 2026
Tips Produktif Bertani dengan Prokes dan Jaga Imun Tubuh
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pandemi COVID-19, tidak menyurutkan niat bekerja bagi Gede Komang. Yang terpenting, protokol kesehatan (Prokes) dijalankan secara disiplin untuk menjaga kesehatan diri dan kesehatan orang lain.
Gede Komang, pensiun dari profesinya sebagai Aparatur Sipil Negara di awal tahun 2020. Karirnya cemerlang semasa aktif sebagai ASN. Dia pernah menjabat sebagai Kepala BKKBN Kabupaten Buleleng, Kepala Dinas Sosial dan terakhir Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng.
Setelah pensiun, kini dia menjadi petani yang sukses menggarap sejumlah lahan untuk pembudidayaan vanili, cabe hingga budidaya durian musang king. Dia juga memproduksi pupuk pertanian organik secara mandiri, tidak mengandalkan pupuk-pupuk kimia dari pabrikan.
Tepat setelah pensiun itu, dia mengambil jalan sebagai petani. Ada cerita menarik dari Gede Komang. Setelah pensiun, pandemi Corona mulai mewabah di Indonesia, termasuk di Bali. Dia sempat khawatir dengan kondisi itu, karena usianya yang sudah tua sangat rentan terhadap penularan virus SARS CoV-2 tersebut.
Supaya tetap bisa beraktivitas, dia mencari sejumlah informasi melalui internet agar kesehatan tubuhnya tetap terjaga dan tidak tertular virus CORONA.
“Ternyata kuncinya di penerapan protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan dengan bersih. Sampai sekarang di tas saya selalu ada masker lebih, juga hand sanitiser. Jadi aman ketika pergi ke ladang perkebunan,” ujar Gede Komang.
Gede Komang juga memberikan tips supaya badan tetap sehat. Setiap pagi sebelum ke lokasi perkebunan, Gede Komang rajin minum minuman ramuan tradisional yang dibuatnya sendiri. Seperti air hangat dicampur perasan lemon atau jeruk nipis dalam kondisi hangat-hangat kuku.
“Istri juga sering buat ramuan air rebusan jahe, serai dan temulawak. Itu juga bisa dicampur lemon. Minum setiap pagi dan malam hari. Jadi banyak minuman-minuman tradisional warisan leluhur yang bisa diminum untuk tetap menjaga imun tubuh,” ucapnya.
Buatnya, minum dan makan yang terjaga kebersihannya juga menjadi kunci dalam menjaga kesehatan tubuh di era pandemi COVID 19. Gede Komang membuka lahan di sejumlah lokasi di Buleleng sampai ke Gianyar. Dia juga mempekerjakan sejumlah pekerja pertanian.
Gede Komang juga sering mengingatkan kepada pekerjanya agar menggunakan masker dan menjaga jarak ketika bekerja di ladang. Untungnya, ketika orang-orang bekerja di ladang, akan cukup mendapat sinar matahari sebagai penunjang untuk meningkatkan imun tubuh.
“Jadi pekerja tani seperti kita kan lebih sering berada di ruang terbuka, badan mendapatkan sinar matahari yang cukup jadi vitamin alami dari alam bisa menjaga imun kita,” katanya.
Selain membudidayakan tanaman perkebunan, Gede Komang juga menjual bibit vanili dan memproduksi pupuk organik. Pupuk organik berbahan-bahan alami, seperti kotoran sapi, sekam dan beberapa bahan lain dari alam. Pupuk itu dijual kepada para petani dengan harga murah.
“Di era pandemi ini kita harus berani produktif,supaya tidak stres. Jaga kesehatan dan protokol kesehatan supaya terhindar dari penularan wabah COVID 19,” pungkasnya.
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1149 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 902 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 727 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 670 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik