Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Satgas Covid-19 Buleleng Tingkatkan Kampanye Prokes dan Fasilitas RS Rujukan

Minggu, 18 Oktober 2020, 19:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 memberikan perhatian khusus terhadap angka kematian Covid-19 di Buleleng. Sampai saat ini, jumlah kematian di Buleleng karena terkonfirmasi Covid-19 mencapai 48 orang.

Sekretaris Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa menegaskan pemerintah berusaha menekan laju Covid-19 melalui berbagai hal. Mulai dari kampanye penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat, meningkatkan fasilitas rumah sakit rujukan dengan secepatnya mengoperasionalkan mesin PCR serta meningkatkan tracing atau penelusuran dari setiap kasus covid-19.

“Semakin meningkat tracing, maka semakin cepat upaya-upaya penyembuhan terhadap warga yang terkonformasi Covid-19,” ujar Suyasa.

Suyasa mengatakan pola penangana Covid-19 di Kabupaten Buleleng cukup maksimal. Sehingga kini, Buleleng mulai bergeser ke zona oranye.  Masyarakat juga semakin meningkat kesadarannya untuk menggunakan masker dan menjaga kebersihan.

“Dari operasi penegakan hukum Prokes, tim yustisi sudah sangat jarang menemukan tindakan pelanggaran karena memang warga sudah semakin sadar untuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah,” ujar Suyasa.

Data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, kasus konfirmasi kumulatif di Buleleng mencapai 964 oang. Pasien yang sembuh mencapai 859 orang, meninggal sebanyak 48 orang, sedang dirawat mencapai 39 orang dan dirawat di luar kabupaten Buleleng mencapai 18 orang.

Sementara kasus suspek kumulatif di Buleleng mencapai 1.187 orang, diantaranya suspek kumulatif mencapai 515 orang, discanded mencapai 577 orang, suspek masih pantau mencapai 45 orang dan probable mencapai 50 orang.

Kontak erat kumulatif yang terjadi mencapai 6.636 orang, diantaranya kontak erat konfirmasi mencapai 278 orang, discanded mencapai 5.814 orang, karantina mandiri mencapai 302 orang, dan kontak erat menjadi suspek mencapai 242 orang. (NOV)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Tim Liputan COVID



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami