Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 12 Mei 2026
Sejumlah Siswa di Denpasar Merasa Kurang Nyaman Belajar dari Rumah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dampak pandemi Covid-19 mau tidak mau membuat penerapan pembelajaran siswa yang sebelumnya belajar secara tatap muka langsung harus dilakukan secara dalam daringan (daring) atau online.
Hal ini diakui mengakibatkan sejumlah anak didik tidak nyaman saat belajar. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Kadisdikpora) Kota Denpasar, I Wayan Gunawan, Senin (19/10) di Denpasar.
"Kendala pada umumnya hanya bersifat teknis anak-anak merasa lebih senang belajar tatap muka. Selain itu juga orangtua murid juga kesulitan dalam mendampingi anaknya belajar di rumah," katanya.
Ia menekankan belajar dari rumah pada prinsipnya dengan daring dan sebagian kombinasi antara luar jaringan (Luring) dan daring. Pelaksanaannya, kata dia, langsung dimonitor oleh sekolah dan diupayakan berjalan semaksimal mungkin melalui kerja sama sekolah dengan pihak orang tua.
"Sejauh mana efektivitasnya dalam hal ini tentu tergantung komitmen antara sekolah siswa dan orang tua. Selain itu guna mengetahui efektivitas siswa belajar di rumah, guru mata pelajaran untuk SMP dan SD sudah mengatur strateginya melalui rencana persiapan pembelajaran," paparnya.
Untuk pemantauan belajar dari rumah, Dinas Pendidikan Kota Denpasar mengatur tugas dimaksud kepada pengawas sekolah masing-masing jenjang satuan pendidikan.
"Dinas memfasilitasi apabila dalam pengawasan diperlukan solusi yang bersifat kebijakan teknis," tutupnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1103 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 872 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 693 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 644 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik