Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sekolah Simulasikan Proses Pembelajaran Tatap Muka

Senin, 7 Desember 2020, 19:30 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

SMK Negeri 3 Singaraja mulai melakukan simulasi pembelajaran tatap muka setelah hampir setahun tidak ada aktivitas pembelajaran langsung karena Pandemi Covid-19.

Simulasi ini digelar setelah disahkan surat keputusan bersama (SKB) empat menteri tentang pembelajaran  tatap muka ditengah Pandemi Covid-19. Pembelajaran rencananya dimulai Januari 2021.

Dalam simulasi, dalam sehari, di SMK Negeri 3 Singaraja  hanya dihadiri kurang lebih sebanyak 300 orang, dan dalam satu ruangan maksimal 10 orang. Pembelajaran akan digilir setiap harinya. Seluruh civitas sekolah wajib menerapkan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan. Sekolah juga sudah mengatur jarak antar siswa.

“Yang kami simulasikan hanya pembelajaran praktek saja, mereka hanya ke ruangan bengkel saja. Di ruangan kita sudah atur jarak tempat duduk, yang ke sekolah wajib memakai masker, cek suhu tubuh, mencuci tangan sebelum masuk kelas,” ujar Kepala sekolah SMK Negeri 3 Singaraja  ,Nyoman Suastika.

Dalam simulasi, pembelajaran dilakukan dalam dua shift. Shift pertama dilaksanakan pada pukul 08.00 wita hingga 10.00 wita. Sementara untuk shift kedua, dilaksanakan mulai pukul 10.30 wita, sampai 12.30 wita.

“Pembelajaran juga hanya dua jam saja, tidak ada istirahat. Setelah itu siswa pulang,” lanjutnya

Nyoman Suastika mengakui, sebelum melaksanakan simulasi ini, pihaknya terlebih dahulu meminta izin kepada para orangtua siswa.   Dari total 2.191 siswa yang ada, hanya 50 siswa yang tidak diizinkan oleh orangtuanya untuk mengikuti simulasi.

"Untuk yang tidak setuju, tidak dipaksakan.  Untuk siswa yang ikut simulasi juga harus dipastikan dalam keadaan sehat. " ucapnya.

Nyoman Suastika menambahkan, dalam simulasi proses pembelajaran tatap muka pihaknya hanya menekankan kesiapan  dan skema  pendukung protokol kesehatan yang baik di lingkungan sekolah.

Selain itu, dalam simulasi pembelajaran tatap muka ini akan melalui berbagai tahapan evaluasi setiap harinya, guna lebih mematangkan kesiapan menghadapi tatap muka.    

“Nanti setiap hari akan kami evaluasi semaksimal mungkin. Supaya tahun depan saat mulai tatap muka kami sudah siap," pungkasnya. (NOV)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Tim Liputan COVID



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami