Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 12 Mei 2026
MDA Tabanan Imbau Umat Hindu Tak ke Pantai Saat Banyu Pinaruh
BERITABALI.COM, TABANAN.
Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Tabanan mengeluarkan surat edaran untuk desa adat, salah satu poinnya mengimbau umat Hindu merayakan hari raya Saraswati di rumah masing-masing begitu juga dengan Banyu Pinaruh. Perayaan hari Saraswati bagi Umat Hindu jatuh pada Sabtu (30/1).
“Kalau ada lontar Tri Kahyangan atau Kahyangan Jagat ada yang harus diupacarai, kami juga himbau agar hanya dilakukan oleh pemangku dan pengemong saja, dan tetap disiplin protokol kesehatan,” kata Ketua MDA Tabanan, I Wayan Tontra, Jumat (29/1).
Meski tahun ini hari Saraswati hanya bisa dilakukan di masing-masing rumah, lanjut kata Tontra tentu saja tidak mengurangi makna. Apalagi di tengah situasi pandemi saat ini, pemerintah terus berupaya melakukan penanganan Covid lantaran kasusnya terus meningkat.
Begitupun tidak hanya saat hari Saraswati saja, sehari setelah Saraswati atau Banyu Pinaruh yang identik dengan tradisi mengunjungi pantai untuk membersihkan diri, Tontra juga mengimbau sementara ditiadakan dulu.
“Bukan artinya melarang, tetapi mengurangi, kalau bisa jangan ke pantai dulu cukup di beji atau rumah masing-masing untuk penyucian diri,” sarannya.
Untuk kegiatan Banyu Pinaruh, pihaknya juga meminta pecalang dari desa adat yang dekat dengan kawasan pantai untuk tetap melakukan pengawasan khususnya terkait dengan pelaksanaan protokol kesehatan.
“Kami minta pecalang desa adat dekat dengan pantai lakukan pengawasan prokesnya,” ucapnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1150 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 902 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 729 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 670 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik