Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 4 Mei 2026
Cuaca Buruk, Nelayan Kedonganan Memilih Keselamatan Ketimbang Pendapatan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sejumlah nelayan di pesisir Pantai Kedonganan, Jimbaran, Kabupaten Badung nampaknya masih harus menunggu beberapa waktu agar bisa pergi melaut seperti sedia kala.
Pasalnya, fenomena cuaca buruk yang melanda Pantai Kedonganan dan sekitarnya berimbas pada menurunnya hasil tangkapan ikan para nelayan.
Usup, salah seorang nelayan di Pantai Kedonganan mengaku jika beberapa hari semenjak cuaca buruk berlangsung, hasil tangkapan ikan para nelayan mengalami penurunan yang cukup signifikan dan hanya berhasil membawa tangkapan sekitar 5 kuintal saja per harinya.
"Biasanya sehari itu bisa bawa pulang ikan 1 ton, tapi karena cuaca buruk hasilnya berkurang dan memengaruhi pendapatan," terang Usup dikutip dari beritabadung.id.
Usup mengatakan jika hal ini membuatnya cukup kesulitan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari karena terkendala untuk menutupi biaya modal untuk pergi melaut yang sulit terpenuhi.
Selain itu, Usup dan nelayan lainnya tidak bisa memaksakan diri untuk pergi melaut karena berisiko terhadap keselamatan diri mereka dan juga untuk mengantisipasi munculnya kerusakan pada perahu.
"Tidak bisa memaksakan diri karena aktivitas melaut itu sangat bergantung dengan kondisi cuaca dan gelombang air. Masalah pendapatan itu nomor dua, keselamatan yang utama," imbuhnya.
Kini sembari menunggu, Usup hanya bisa berdoa dan berharap agar fenomena cuaca buruk yang melanda bisa segera berlalu dengan cepat.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 334 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 333 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 310 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang