Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 23 Mei 2026
Fungsi Kolam Pura Taman Ayun Sebagai Waduk Pengairan Sawah di Sekitar
BERITABALI.COM, BADUNG.
Keberadaan Pura Taman Ayun, Desa Mengwi, Kabupaten Badung selain menawarkan arsitektur dan tata bentuk yang indah, ternyata keberadaan Pura Taman Ayun khususnya kolam yang mengelilingi Pura memiliki fungsi yang tak kalah pentingnya, bagi masyarakat terutama penduduk bergerak di sektor pertanian di Subak selatan Pura Taman Ayun tersebut.
Hal tersebut disebabkan karena, air dari subak utara Pura tertampung di kolam Pura Taman Ayun sebelum selanjutnya akan mengalir ke Subak selatan Pura. Jadi bisa dikatakan kolam yang mengelilingi Pura tersebut memiliki banyak fungsi dengan mencakup beberapa aspek mulai dari, aspek lingkungan untuk meningkatkan efektivitas sistem subak dalam pengelolaan sumber daya alam, yaitu air persawahan di wilayahnya.
Penghijauan di sekitar pura Taman Ayun sebagai penyangga dengan menanam tanaman untuk kebutuhan upacara.
"Keberadaan kolam mengelilingi Pura Taman Ayun juga memiliki fungsi sebagai waduk irigasi untuk mengairi sawah-sawah milik para petani khususnya yang berada di wilayah selatan Pura Taman Ayun. Sehingga, bisa dikatakan hubungan antara petani dan rakyat dengan Pura Taman Ayun dekat. Jadi, kontribusi Pura Taman Ayun tersebut sangat banyak sekali kepada masyarakat sekitar," jelas Manager Daya Tarik Wisata (DTW) Taman Ayun Mengwi, I Made Suandi saat ditemui langsung belum lama ini di Pura setempat.
Datangnya air di Pura yang terletak di 18 Km dari Kota Denpasar itu berasal dari sebagian sawah-sawah di utara Pura. Jadi, fungsi air bermanfaat terus, mulai digunakan di areal sawah di utara Pura selanjutnya berkumpul di kolam kemudian dialirkan ke sawah-sawah di selatan Pura Taman Ayun.
"Di selatan Pura ada Subak Bukit, Aseman dan Badung atau bisa dikatakan mengairi tiga Subak yang masuk ke dalam tiga Desa Bringkit, Batulumbung dan Gulingan," ujarnya.
Melihat kondisi tersebut menyebabkan hubungan antara, para petani dan Pura Taman Ayun sangat erat sekali.
"Semua keturunan dari kerajaan Mengwi, telah berkomitmen untuk secara berkelanjutan meningkatkan pelaksanaan terbaik dari sistem subak, karena sistem subak mencerminkan implementasi dari filosofi Hindu yaitu, Tri Hita Karana atau tiga keharmonisan kehidupan yaitu, hubungan antara manusia dengan tuhan, manusia dengan manusia itu sendiri serta manusia dengan alamnya," bebernya.
Selanjutnya dia menjelaskan aspek-aspek lain dari keberadaan kolam atau DAM di Pura Taman Ayun tersebut yaitu, Aspek sosial dalam upaya menjaga toleransi sosial dalam semangat kebersamaan dengan moto "Paras Paros Sarpanaya" yaitu menjaga keseimbangan dan keharmonisan dalam masyarakat tidak ada perbedaan golongan dan suku.
Kemudian ada Aspek religius untuk mendorong dan meningkatakan kualitas kehidupan beragama dan pola pikiran spiritual dan cara hidup masyarakat, Aspek Budaya memelihara dan menjaga budaya tradisional yaitu, pertunjukan musik atau gambelan dan tarian tradisional sebagai bagian dari upacara.
Kemudian terkait dengan Aspek ekonomi, mengembangkan ekonomi kerakyatan seperti pelaksanaan terbaik dari sistem Subak.Pura Taman Ayun telah menjadi salah satu tujuan terbaik pariwisata yang berdapak positif terhadap perekonomian masyarakat.
Adapun pegempon di Pura Taman Ayun se Kecamatan Mengwi yang terdiri dari 38 Desa Adat dengan pengemong Puri Ageng Mengwi, Badung yang bertangung jawab langsung dengan keberadaan Pura atau sebagai pemilik sah.
Jika dilihat sebelumnya, Pura Taman Ayun dikembalikan penggunaanya oleh dinasti kerajaan Mengwi pada 1634. Adapun raja pertama dari dinasti kerajaan Mengwi Cokorda Sakti Blambangan.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1977 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1802 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1334 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1212 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah